JAKARTA, DKI JAKARTA – Kebakaran Resto di Blok M Square terjadi pada Jumat, 6 November 2026 sore dan membuat sejumlah pengunjung serta karyawan panik.
Api muncul dari area dapur restoran Solaria yang berada di pusat perbelanjaan tersebut.
Dugaan awal mengarah pada kebocoran gas ketika salah satu karyawan sedang mengganti tabung yang sudah kosong dengan tabung baru.
Pada saat bersamaan, api kompor disebut masih dalam keadaan menyala.
Situasi itu diduga membuat api langsung menyambar dan memicu kebakaran di area dapur.
Empat orang dilaporkan mengalami luka dan saat ini menjalani perawatan.
Kebakaran Resto di Blok M Square
Kebakaran dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 16.14 WIB.
Lokasi kejadian berada di Jalan Melawai 5, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Objek yang terbakar merupakan area dapur restoran Solaria di Blok M Square.
Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan.
Satu unit mobil pompa bersama lima personel dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Api Muncul dari Area Dapur
Berdasarkan keterangan awal petugas, sumber api berasal dari area dapur restoran.
Saat itu, salah satu karyawan hendak mengganti tabung gas yang sudah kosong.
Tabung baru kemudian dipasang untuk melanjutkan aktivitas memasak.
Namun, dalam proses tersebut, kompor disebut masih dalam keadaan menyala.
Api kemudian menyambar gas dan memicu kobaran.
Karena berada di area dapur, risiko kebakaran berkembang cukup tinggi mengingat terdapat berbagai sumber panas dan bahan yang mudah terbakar.
Pergantian Tabung Gas Jadi Dugaan Awal
Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Sjukri Bahanan menjelaskan kebakaran diduga bermula ketika tabung gas diganti.
Api dari kompor yang masih menyala kemudian menyambar tabung baru.
Keterangan ini menjadi salah satu dasar dugaan awal penyebab kebakaran.
Namun, polisi belum menutup kemungkinan adanya faktor lain.
Polsek Metro Kebayoran Baru masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah benar terdapat kebocoran pada selang gas atau sumber lainnya.
Karena itu, penyebab akhir tetap menunggu hasil penyelidikan.
Kompor Disebut Masih Menyala
Salah satu detail penting dalam kronologi adalah kondisi kompor.
Menurut keterangan petugas, api kompor belum dimatikan saat proses pergantian tabung berlangsung.
Kondisi tersebut diduga membuat gas yang keluar langsung tersambar.
Dalam penggunaan LPG, api terbuka di sekitar proses pergantian tabung memang memiliki risiko tinggi.
Karena itu, area memasak seharusnya dipastikan bebas dari sumber nyala sebelum tabung dilepas maupun dipasang.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya prosedur keselamatan kerja di dapur restoran.
Empat Orang Mengalami Luka
Data awal petugas damkar sempat menyebut tiga korban.
Mereka terdiri dari dua karyawan restoran dan seorang teknisi gas.
Namun, perkembangan berikutnya dari kepolisian menyebut jumlah korban menjadi empat orang.
Seluruh korban diketahui merupakan pihak yang berada di sekitar area restoran ketika kebakaran terjadi.
Mereka langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina Kebayoran Baru untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca juga laporan Parepos mengenai JPO Tendean Jaksel nyaris roboh untuk perkembangan peristiwa lainnya di Jakarta Selatan.
Satu Korban Mengalami Luka Cukup Serius
Dari empat korban yang ditangani, satu orang dilaporkan mengalami kondisi lebih serius.
Polisi menyebut korban tersebut mengalami luka bakar yang diperkirakan mencapai lebih dari 50 persen.
Luka disebut mengenai bagian wajah hingga punggung.
Sementara korban lainnya mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang lebih ringan.
Pada tahap awal, baru satu korban yang sudah sadar sehingga bisa dimintai keterangan dasar oleh petugas.
Kondisi masing-masing korban masih dalam penanganan medis.
Tim Mal Gunakan Hidran dan Sprinkler
Sebelum petugas damkar menyelesaikan proses pemadaman, tim keselamatan Blok M Square sudah melakukan penanganan awal.
Mereka menggunakan instalasi hidran dan sistem sprinkler yang tersedia di area mal.
Langkah tersebut membantu mencegah api menyebar lebih luas.
Seorang teknisi gas juga sempat berupaya memindahkan tabung yang terbakar dari area dapur.
Namun, teknisi tersebut kemudian ikut mengalami luka bakar.
Respons cepat dari sistem keselamatan internal menjadi salah satu faktor penting agar kebakaran tidak meluas ke tenant lainnya.
Damkar Padamkan Api dalam Waktu Singkat
Petugas damkar mulai melakukan operasi pemadaman sekitar pukul 16.22 WIB.
Api berhasil dilokalisasi sekitar tiga menit kemudian.
Setelah itu, proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik panas yang dapat kembali memicu api.
Operasi dinyatakan selesai pada pukul 16.35 WIB.
Dengan demikian, proses penanganan berlangsung relatif singkat sejak petugas mulai memadamkan hingga kondisi dinyatakan aman.
Area yang terbakar diperkirakan seluas sekitar 10 x 10 meter.
Polisi Pasang Garis Polisi
Setelah api berhasil dipadamkan, kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara.
Petugas juga memasang garis polisi di area yang terbakar.
Langkah tersebut dilakukan agar lokasi tidak berubah sebelum pemeriksaan selesai.
Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru AKP Andre Simamora mengatakan penyidik masih mendalami penyebab pasti kejadian.
Salah satu hal yang diperiksa adalah kondisi selang gas.
Polisi ingin memastikan apakah kebocoran gas menjadi penyebab utama atau terdapat faktor lain yang ikut memicu kebakaran.
Kerugian Ditaksir Sekitar Rp25 Juta
Berdasarkan perhitungan awal Gulkarmat Jakarta Selatan, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan sekitar Rp25 juta.
Angka tersebut masih merupakan taksiran awal.
Kerusakan terutama terjadi pada area dapur yang menjadi sumber kebakaran.
Belum ada laporan mengenai kerusakan besar pada bagian lain pusat perbelanjaan.
Petugas juga tidak melaporkan adanya korban meninggal dalam kejadian tersebut.
Fokus penanganan kini berada pada pemulihan korban serta penyelidikan sumber kebakaran.
Kesimpulan
Kebakaran Resto di Blok M Square terjadi pada Jumat, 6 November 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.
Api berasal dari dapur restoran Solaria dan diduga dipicu kebocoran gas saat proses pergantian tabung.
Menurut kronologi awal, kompor masih dalam keadaan menyala ketika tabung baru dipasang sehingga api diduga menyambar gas.
Empat orang mengalami luka dan dibawa ke RSPP Kebayoran Baru.
Satu korban dilaporkan mengalami luka cukup serius dengan luka bakar lebih dari 50 persen.
Tim mal melakukan pemadaman awal menggunakan hidran dan sprinkler, kemudian petugas damkar menyelesaikan operasi pada pukul 16.35 WIB.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran dan belum menyimpulkan kebocoran gas sebagai satu-satunya faktor.

Baca berita terkini di Parepos untuk mengikuti perkembangan nasional, peristiwa, Jakarta, Sulawesi, dan informasi terbaru lainnya. Parepos, Membawa Terang Informasi.
