MANADO, Sulawesi Utara – Kalau berbicara tentang dessert khas Sulawesi Utara, salah satu yang paling terkenal tentu adalah Klappertaart. Hidangan manis ini memiliki tekstur lembut, creamy, dan aroma khas kelapa muda yang membuat banyak orang langsung jatuh suka sejak suapan pertama.
Nama Klappertaart sendiri berasal dari bahasa Belanda, yaitu “klapper” yang berarti kelapa dan “taart” yang berarti tart atau kue. Tidak heran jika makanan ini memiliki pengaruh kuliner Eropa yang cukup kuat, terutama dari masa kolonial Belanda di Manado. Hingga sekarang, Klappertaart masih menjadi salah satu dessert khas Manado yang sering hadir saat acara keluarga, perayaan, hingga oleh-oleh khas Sulawesi Utara.
Baca juga: Koleksi Resep Kuliner Khas Sulawesi
Apa Itu Klappertaart?
Klappertaart merupakan dessert berbahan dasar kelapa muda, susu, mentega, tepung, dan telur yang dipanggang atau didinginkan hingga menghasilkan tekstur lembut seperti custard.
Versi modernnya kini memiliki banyak variasi topping seperti kismis, kayu manis, almond, hingga keju. Namun cita rasa utama dari kelapa muda tetap menjadi ciri khas yang tidak tergantikan.
Bahan-Bahan Resep Klappertaart
Bahan Utama
- 300 gram daging kelapa muda, keruk memanjang
- 500 ml susu cair
- 100 ml krim kental
- 100 gram gula pasir
- 75 gram tepung terigu
- 3 kuning telur
- 2 putih telur
- 50 gram mentega
- 1 sdt vanila
- Sejumput garam
Topping
- Kismis secukupnya
- Kayu manis bubuk
- Keju parut
- Almond slice (opsional)
Cara Membuat Klappertaart
1. Siapkan Adonan Dasar
Campurkan susu cair, krim, gula pasir, dan mentega ke dalam panci. Panaskan menggunakan api kecil sambil terus diaduk hingga mentega larut sempurna.
Pastikan api tidak terlalu besar agar susu tidak pecah dan tekstur tetap halus.
2. Masukkan Tepung dan Kuning Telur
Larutkan tepung terigu dengan sedikit susu agar tidak menggumpal. Setelah itu, masukkan ke dalam panci dan aduk perlahan hingga mengental.
Tambahkan kuning telur dan vanila sambil terus diaduk agar adonan tetap lembut dan tidak pecah.
3. Tambahkan Kelapa Muda
Masukkan daging kelapa muda yang sudah dikeruk ke dalam adonan. Aduk perlahan hingga tercampur merata.
Kelapa muda menjadi bagian terpenting dalam Klappertaart karena memberikan tekstur segar dan rasa khas yang membedakannya dari dessert lainnya.
4. Kocok Putih Telur
Kocok putih telur hingga mengembang ringan. Setelah itu, campurkan perlahan ke dalam adonan utama menggunakan teknik aduk balik agar teksturnya tetap airy dan lembut.
5. Tuang dan Panggang
Tuang adonan ke dalam wadah tahan panas atau aluminium foil cup.
Tambahkan topping seperti kismis, keju, almond, dan taburan kayu manis di bagian atas. Panggang dalam oven suhu 170 derajat Celsius selama sekitar 25-30 menit hingga permukaan sedikit kecokelatan.
6. Dinginkan Sebelum Disajikan
Setelah matang, biarkan Klappertaart dingin terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke kulkas.
Klappertaart biasanya lebih nikmat disajikan dalam kondisi dingin karena teksturnya menjadi lebih creamy dan segar.
Tips Agar Klappertaart Lebih Lembut dan Creamy
Gunakan Kelapa Muda Segar
Kelapa muda segar menghasilkan rasa yang lebih manis alami dan tekstur lebih lembut dibanding kelapa yang terlalu tua.
Jangan Gunakan Api Besar
Saat memasak adonan susu, gunakan api kecil agar teksturnya tetap halus dan tidak pecah.
Aduk Terus Saat Memasak
Ini penting untuk menghindari adonan menggumpal di bagian bawah panci.
Dinginkan Sebelum Dimakan
Klappertaart paling enak dinikmati dalam keadaan dingin karena rasa creamy-nya lebih terasa.
Variasi Klappertaart yang Populer
Saat ini banyak variasi Klappertaart yang mulai populer, seperti:
- Klappertaart keju
- Klappertaart durian
- Klappertaart cokelat
- Klappertaart tanpa oven
- Klappertaart cup mini
Meski memiliki banyak versi modern, resep klasik khas Manado tetap menjadi favorit karena rasa kelapa mudanya lebih dominan dan autentik.
Kenapa Klappertaart Banyak Disukai?
Kombinasi rasa manis, creamy, dan aroma kelapa muda membuat Klappertaart cocok dinikmati hampir semua kalangan. Teksturnya juga ringan sehingga tidak terasa terlalu berat meski menggunakan susu dan mentega.
Tidak heran jika dessert khas Manado ini masih menjadi salah satu makanan favorit yang sering dicari saat berkunjung ke Sulawesi Utara.

Baca juga berita Sulawesi terkini, kuliner khas daerah, dan informasi menarik lainnya hanya di Parepos, media yang terus menghadirkan informasi terbaru dari Sulawesi dan seluruh Indonesia.
