resep Songkolo Bagadang

MAKASSAR, Sulawesi Selatan – Kalau berbicara soal kuliner khas Makassar, banyak orang langsung teringat Coto Makassar atau Pallubasa. Padahal ada satu hidangan tradisional yang tidak kalah populer, terutama saat malam hingga dini hari, yaitu Songkolo Bagadang. Makanan ini dikenal sebagai perpaduan ketan kukus, serundeng kelapa, sambal pedas, hingga ikan asin yang menghasilkan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas dalam satu sajian.

Nama Songkolo Bagadang sendiri berasal dari kata “songkolo” yang berarti ketan, sedangkan “bagadang” merujuk pada kebiasaan masyarakat Makassar yang menikmati hidangan ini saat malam hari atau menjelang pagi. Karena rasanya yang mengenyangkan, makanan ini sering dijadikan menu sarapan maupun santapan setelah beraktivitas hingga larut malam.

Bahan-Bahan Resep Songkolo Bagadang

Bahan Songkolo

  • 250 gram beras ketan putih
  • 150 gram beras ketan hitam
  • 200 ml santan
  • 1 sdt garam

Bahan Serundeng

  • 500 gram kelapa parut setengah tua
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • 150 gram gula merah
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • Garam secukupnya

Bahan Sambal

  • 6 bawang merah
  • 4 bawang putih
  • 8 cabai merah besar
  • 10-15 cabai rawit
  • 1/2 bungkus terasi
  • 3 sdm gula merah
  • Garam secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan-bahan tersebut merupakan kombinasi yang umum digunakan dalam berbagai versi resep Songkolo Bagadang khas Makassar.

Cara Membuat Songkolo Bagadang

1. Siapkan dan Kukus Ketan

Rendam beras ketan putih dan hitam selama sekitar 2 hingga 3 jam agar teksturnya lebih lembut setelah matang. Setelah itu, cuci bersih dan kukus hingga setengah matang selama kurang lebih 15 menit.

Masukkan ketan ke dalam wadah, lalu campurkan santan dan garam. Aduk hingga santan merata ke seluruh bagian ketan. Setelah itu kukus kembali hingga benar-benar matang dan pulen.

2. Buat Serundeng Kelapa

Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam, dan gula merah. Tumis atau sangrai bumbu hingga harum, lalu masukkan kelapa parut, serai, dan daun salam.

Aduk terus dengan api kecil hingga kelapa berubah warna menjadi kecokelatan dan teksturnya lebih kering. Proses ini penting agar serundeng menghasilkan aroma gurih yang khas.

3. Buat Sambal Pelengkap

Goreng bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan cabai rawit hingga layu. Setelah itu haluskan bersama terasi dan garam.

Panaskan sedikit minyak, lalu tumis sambal hingga matang dan mengeluarkan aroma harum. Tambahkan gula merah agar rasa pedas memiliki sentuhan manis yang seimbang.

4. Sajikan Songkolo Bagadang

Cetak ketan menggunakan mangkuk kecil agar bentuknya lebih rapi. Letakkan di atas piring atau daun pisang, lalu tambahkan serundeng di bagian atasnya. Lengkapi dengan sambal, ikan asin goreng, atau telur asin sesuai selera.

Tips Agar Songkolo Bagadang Lebih Nikmat

  • Rendam ketan lebih lama jika ingin tekstur lebih lembut dan lengket.
  • Gunakan kelapa setengah tua agar serundeng tidak terlalu keras.
  • Campuran ketan putih dan hitam membuat tampilan lebih menarik serta rasa lebih kaya.
  • Sajikan saat masih hangat agar aroma santan dan serundeng lebih terasa.

Kenapa Songkolo Bagadang Jadi Favorit di Makassar?

Songkolo Bagadang bukan hanya soal rasa, tetapi juga bagian dari budaya kuliner masyarakat Sulawesi Selatan. Perpaduan ketan gurih, serundeng manis, dan sambal pedas membuat makanan ini memiliki karakter rasa yang kuat dan berbeda dari olahan ketan pada umumnya.

Tidak heran jika hingga sekarang Songkolo Bagadang masih sering ditemukan di berbagai sudut Kota Makassar, terutama saat malam hingga menjelang pagi.

Parepos logo text

Baca juga berita Sulawesi terkini, kuliner khas daerah, hingga informasi menarik lainnya hanya di Parepos, media yang terus menghadirkan informasi terbaru dari Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

By admin