Mayangsari

JAKARTA, DKI JAKARTA – Topik artis indonesia yang pernah keguguran 2 kali selalu menyentuh sisi emosional pembaca. Di balik wajah yang terlihat kuat di televisi, panggung, dan media sosial, sejumlah selebritas Indonesia ternyata pernah melewati duka kehilangan calon buah hati lebih dari sekali.

Keguguran bukan hal mudah. Bagi banyak perempuan, kehilangan kehamilan bukan hanya peristiwa medis, tetapi juga luka batin. Ada harapan yang sempat tumbuh, ada nama yang mungkin sudah dibayangkan, ada kamar bayi yang mungkin sudah direncanakan, lalu semuanya harus diterima dengan hati yang tidak siap.

Karena itu, artikel 12 Artis yang Pernah Keguguran Lebih dari Sekali ini tidak dibuat untuk mengorek luka atau membandingkan penderitaan. Tujuannya adalah merangkum kisah para figur publik yang pernah terbuka soal keguguran, sekaligus memberi pesan bahwa kehilangan kehamilan tidak seharusnya menjadi bahan stigma.

Kami di Parepos melihat cerita ini perlu ditulis dengan empati. Keguguran bukan kesalahan ibu. Tidak semua kehilangan bisa dicegah, dan tidak semua penyebab langsung terlihat. Dalam banyak kasus, pasangan membutuhkan pemeriksaan medis, dukungan keluarga, dan waktu untuk memulihkan diri.

Satirnya, publik sering melihat artis hanya dari foto cantik saat hamil atau momen bahagia saat melahirkan. Padahal, sebelum sampai ke foto keluarga yang terlihat sempurna, banyak yang melewati air mata yang tidak pernah masuk feed Instagram.

Berikut deretan artis Indonesia yang pernah mengalami keguguran dua kali atau lebih.

12 Artis Indonesia Yang Pernah Keguguran 2 Kali

1. Mayangsari

Mayangsari

Mayangsari termasuk artis Indonesia yang pernah mengalami keguguran lebih dari sekali. Di balik kehidupannya yang dikenal publik, ia pernah melewati masa sulit saat berusaha memberikan adik untuk putrinya, Khirani Siti Hartina Trihatmodjo.

Mayangsari disebut pernah mengalami keguguran sebanyak dua kali. Keguguran pertama terjadi ketika Khirani masih berusia sekitar tiga tahun. Setelah itu, Mayangsari kembali hamil ketika Khirani berusia sekitar enam tahun, tetapi kehamilan tersebut juga tidak bertahan.

Kisah Mayangsari memperlihatkan bahwa keinginan menambah momongan bisa menjadi perjalanan yang tidak mudah. Bagi seorang ibu, kehilangan calon anak lebih dari sekali tentu meninggalkan luka mendalam.

Namun, Mayangsari tetap menjalani hidupnya dengan kuat. Ia menjadi contoh bahwa pengalaman keguguran tidak membuat seorang perempuan kehilangan nilai sebagai ibu.

2. Hanum Rais

Hanum Rais

Hanum Rais juga pernah mengalami keguguran lebih dari satu kali. Mantan presenter yang kemudian aktif di dunia politik itu pernah terbuka soal perjuangannya mendapatkan momongan.

Hanum disebut mengalami keguguran hingga tiga kali. Ia juga sempat menjalani program bayi tabung dan berbagai perawatan agar bisa hamil serta melahirkan anak.

Perjalanan Hanum tidak mudah. Kegagalan program kehamilan dan keguguran berulang tentu bisa membuat mental pasangan jatuh. Namun, Hanum tidak menyerah.

Pada akhirnya, Hanum berhasil melahirkan buah hati bernama Sarahza Reashira Almahendra pada 2016. Kisahnya memberi harapan bahwa setelah kehilangan berulang, peluang untuk memiliki anak tetap bisa terbuka dengan pendampingan medis dan dukungan keluarga.

3. Sarwendah

Drama Ruben Onsu vs Sarwendah

Sarwendah juga masuk daftar artis Indonesia yang pernah keguguran dua kali. Mantan personel Cherry Belle itu pernah melewati masa sulit sebelum akhirnya dikaruniai anak.

Setelah menikah dengan Ruben Onsu pada 2013, Sarwendah sempat mengalami dua kali keguguran. Pengalaman itu tentu tidak mudah, apalagi ia dan Ruben saat itu sedang menantikan kehadiran buah hati.

Sarwendah kemudian berkonsultasi dan menjalani upaya kesehatan agar bisa mempertahankan kehamilan berikutnya. Perjuangannya akhirnya berbuah manis dengan lahirnya Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu.

Kisah Sarwendah menjadi pengingat bahwa perjalanan menjadi ibu tidak selalu mulus. Di balik kebahagiaan keluarga yang pernah terlihat harmonis, ada fase kehilangan yang pernah harus mereka lewati.

4. Ashanty

Ashanty

Ashanty pernah mengungkap perjuangan beratnya sebelum melahirkan Arsy dan Arsya. Istri Anang Hermansyah itu disebut pernah mengalami keguguran sebanyak tiga kali.

Dalam berbagai pemberitaan, Ashanty diketahui memiliki masalah pengentalan darah yang berdampak pada kehamilannya. Kondisi tersebut membuat janin dalam kandungan sulit berkembang dengan baik.

Ashanty kemudian menjalani pemeriksaan dan pengobatan, termasuk sampai berobat ke luar negeri. Setelah melewati perjuangan panjang, ia akhirnya dikaruniai dua anak dari pernikahannya dengan Anang.

Kisah Ashanty penting karena menunjukkan bahwa keguguran berulang kadang membutuhkan pemeriksaan medis lebih dalam. Tidak cukup hanya menyalahkan tubuh ibu atau menganggapnya sebagai “belum rezeki” tanpa mencari penyebab.

5. Rieke Diah Pitaloka

Rieke Diah Pitaloka

Rieke Diah Pitaloka juga pernah mengalami keguguran lebih dari sekali. Saat masih menikah dengan Donny Gahral Adian, Rieke disebut pernah keguguran hingga dua kali.

Penyebabnya dikaitkan dengan kondisi antibodi dalam tubuh yang terlalu tinggi dan justru menyerang balik. Kondisi medis seperti ini tentu membutuhkan penanganan khusus.

Rieke sempat mengalami trauma setelah kehilangan kehamilan. Namun, ia kemudian bangkit dan kembali menjalani program hamil.

Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil. Rieke dikaruniai anak pertama bernama Sagara Kawani pada 2009, lalu kembali memiliki bayi kembar laki-laki pada 2011.

6. Chua Kotak

Chua Kotak

Chua, bassist band Kotak, pernah mengalami dua kali keguguran sebelum akhirnya memiliki anak. Kisahnya menjadi salah satu contoh perjuangan musisi perempuan yang harus membagi energi antara karier dan kesehatan.

Keguguran pertama Chua disebut berkaitan dengan kondisi rahim yang lemah serta kelelahan akibat jadwal manggung yang padat. Pada kehamilan berikutnya, Chua kembali kehilangan calon buah hati karena hamil anggur.

Hamil anggur adalah kondisi ketika jaringan yang seharusnya berkembang menjadi plasenta tumbuh tidak normal. Kondisi ini perlu ditangani secara medis.

Setelah dua kali mengalami keguguran, Chua akhirnya dikaruniai anak. Perjuangannya menunjukkan bahwa perempuan pekerja di industri hiburan juga memiliki beban fisik dan emosional yang tidak ringan saat menjalani kehamilan.

7. Shanty Widihastuti

Shanty Widihastuti

Shanty Widihastuti, istri Denny Cagur, juga pernah mengalami keguguran berulang. Ia disebut pernah kehilangan calon buah hati hingga tiga kali.

Keguguran yang dialami Shanty dikaitkan dengan kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan. Kondisi ini terjadi ketika embrio berkembang di luar rahim dan bisa membahayakan nyawa ibu jika tidak segera ditangani.

Pengalaman Shanty tentu sangat berat. Kehilangan calon anak lebih dari sekali, apalagi dengan risiko kesehatan serius, bukan hal yang mudah dilalui.

Namun, kini rumah tangga Shanty dan Denny Cagur telah dikaruniai anak-anak yang membuat kehidupan keluarga mereka semakin berwarna. Kisah ini memperlihatkan bahwa pemulihan setelah keguguran membutuhkan kesabaran panjang.

8. Adiezty Fersa

Adiezty Fersa

Adiezty Fersa, istri Gilang Dirga, pernah mengalami tiga kali keguguran. Perjalanan pasangan ini mendapatkan buah hati cukup panjang dan emosional.

Adiezty disebut mengalami keguguran pada 2017, 2018, dan 2020. Pada keguguran pertama dan kedua, penyebabnya dikaitkan dengan pembuahan yang tidak sempurna. Pada 2020, ia kembali hamil, tetapi kemudian mengalami pendarahan.

Kisah Adiezty dan Gilang sempat membuat publik ikut terharu karena mereka cukup terbuka membagikan perjuangan sebagai pasangan yang menantikan anak.

Setelah melewati proses panjang, Adiezty akhirnya berhasil hamil dan melahirkan anak. Perjuangannya menjadi pengingat bahwa sebagian pasangan harus melewati jalan panjang sebelum sampai pada momen bahagia.

9. Titi Kamal

Titi Kamal

Titi Kamal juga pernah mengalami keguguran lebih dari sekali. Istri Christian Sugiono ini diketahui pernah kehilangan calon buah hati sebelum akhirnya melahirkan anak pertama.

Setelah memiliki dua anak laki-laki, Titi dan Christian juga sempat mengusahakan kehamilan berikutnya. Namun, Titi kembali mengalami keguguran.

Kisah Titi menunjukkan bahwa keguguran bisa terjadi pada siapa saja, termasuk perempuan yang sebelumnya sudah berhasil memiliki anak. Kehamilan kedua, ketiga, atau berikutnya tetap memiliki risiko masing-masing.

Dalam kondisi seperti ini, dukungan pasangan menjadi sangat penting. Keguguran bukan hanya duka seorang ibu, tetapi juga luka bagi pasangan yang sama-sama menantikan hadirnya anak.

10. Nadia Mulya

Nadia Mulya

Nadia Mulya juga masuk dalam daftar artis yang pernah mengalami keguguran dua kali. Presenter dan model ini pernah kehilangan kehamilan saat mengandung anak ketiga dan kelima.

Nadia diketahui memiliki beberapa anak, tetapi perjalanan kehamilannya tidak selalu berjalan mulus. Salah satu kehamilannya juga disebut berisiko karena faktor usia.

Kisah Nadia memperlihatkan bahwa memiliki anak sebelumnya tidak membuat seorang ibu otomatis bebas dari risiko keguguran pada kehamilan berikutnya. Setiap kehamilan adalah proses baru yang tetap membutuhkan perhatian medis.

Pengalaman Nadia juga memberi pesan bahwa perempuan yang pernah keguguran tetap layak mendapat dukungan, bukan komentar yang menyalahkan atau membandingkan.

11. Stella Cornelia

Stella Cornelia

Stella Cornelia, mantan member JKT48, pernah mengalami keguguran sebanyak dua kali sebelum akhirnya dikaruniai anak pertama bersama Fendy Chow.

Stella dan Fendy diketahui menanti kehadiran buah hati selama sekitar lima tahun pernikahan. Di tengah penantian itu, dua kali keguguran tentu menjadi pukulan emosional yang tidak mudah.

Kisah Stella banyak menyentuh hati penggemar karena ia dan Fendy tetap terlihat saling mendukung. Setelah perjuangan panjang, mereka akhirnya menyambut anak pertama pada Oktober 2022.

Pengalaman Stella menunjukkan bahwa perjalanan menjadi orang tua sering membutuhkan kesabaran yang tidak terlihat oleh orang lain. Dari luar mungkin hanya terlihat momen bahagia saat bayi lahir, tetapi di belakangnya ada kehilangan yang pernah disimpan.

12. Syahrini

Syahrini

Syahrini juga pernah mengalami keguguran dua kali sebelum akhirnya melahirkan anak pertama dari pernikahannya dengan Reino Barack. Kabar ini sempat diungkap oleh sang adik, Aisyahrani.

Syahrini disebut sempat hamil tidak lama setelah menikah, tetapi kehamilan tersebut tidak bertahan. Setahun kemudian, ia kembali hamil, tetapi kembali mengalami keguguran.

Setelah penantian sekitar lima tahun, Syahrini akhirnya melahirkan anak pertamanya, Princess R, pada 1 Agustus 2024 di Singapura. Kehadiran anak tersebut menjadi momen bahagia setelah perjalanan panjang yang penuh kesabaran.

Kisah Syahrini memperlihatkan bahwa di balik kehidupan glamor seorang selebritas, ada perjuangan pribadi yang tidak selalu diketahui publik.

Keguguran Berulang Bukan Salah Ibu

Dari 12 kisah di atas, satu pesan penting harus ditegaskan: keguguran berulang bukan alasan untuk menyalahkan ibu. Banyak faktor medis yang bisa memengaruhi kehamilan, mulai dari kelainan kromosom, gangguan hormon, pengentalan darah, infeksi, kondisi rahim, hamil ektopik, hingga faktor kesehatan lain.

Karena itu, pasangan yang mengalami keguguran lebih dari sekali sebaiknya mendapat pendampingan medis yang tepat. Pemeriksaan bisa membantu mencari penyebab dan menentukan langkah berikutnya.

Namun, tidak semua penyebab bisa langsung ditemukan. Ada pasangan yang perlu menjalani banyak pemeriksaan, konsultasi, dan program kehamilan sebelum akhirnya mendapat jawaban.

Di tengah proses itu, dukungan emosional sangat penting. Kalimat seperti “kurang hati-hati”, “terlalu capek”, atau “belum kuat jadi ibu” hanya akan menambah luka. Yang dibutuhkan adalah empati, bukan penghakiman.

Duka Kehamilan Sering Tidak Terlihat

Kehilangan calon anak sering menjadi duka yang sunyi. Tidak semua orang berani bercerita. Ada yang takut disalahkan, ada yang merasa malu, ada yang memilih diam karena tidak kuat mengulang cerita.

Bagi figur publik, situasinya bisa lebih rumit. Ketika mereka terbuka, publik ikut berkomentar. Ketika mereka diam, publik tetap bertanya-tanya. Tekanan seperti ini tidak mudah.

Sebelumnya, Parepos juga membahas kisah duka dan kesehatan dalam artikel artis Indonesia yang meninggal karena kanker. Sama seperti perjuangan melawan penyakit berat, pengalaman keguguran juga membutuhkan empati dan cara bercerita yang manusiawi.

Dunia hiburan memang penuh sorotan. Namun, luka pribadi para artis tetap harus dihormati.

Pentingnya Dukungan Pasangan Dan Keluarga

Dalam kasus keguguran, dukungan pasangan sangat besar pengaruhnya. Ibu yang kehilangan kehamilan sering mengalami rasa bersalah, sedih, takut mencoba lagi, atau trauma saat kembali hamil.

Pasangan perlu hadir bukan hanya secara fisik, tetapi juga emosional. Mendengarkan, menemani ke dokter, tidak menyalahkan, dan memberi ruang untuk berduka adalah bentuk dukungan yang sangat berarti.

Keluarga besar juga perlu berhati-hati dalam memberi komentar. Niatnya mungkin ingin menghibur, tetapi kalimat yang salah bisa terasa menyakitkan.

Daripada berkata “nanti juga hamil lagi”, lebih baik mengatakan, “kami ada di sini kalau kamu butuh ditemani.” Kalimat sederhana seperti itu jauh lebih menenangkan.

Kapan Perlu Memeriksakan Diri?

Jika keguguran terjadi lebih dari sekali, pasangan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan. Pemeriksaan dapat membantu menilai kemungkinan penyebab medis.

Beberapa pemeriksaan yang mungkin disarankan dokter antara lain pemeriksaan darah, kondisi hormon, faktor pembekuan darah, infeksi, bentuk rahim, riwayat kesehatan, serta pemeriksaan lain sesuai kondisi pasien.

Namun, artikel ini bukan pengganti konsultasi medis. Setiap perempuan memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Karena itu, diagnosis dan penanganan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Yang paling penting, jangan menunda pemeriksaan jika memiliki riwayat keguguran berulang, pendarahan saat hamil, nyeri hebat, atau gejala yang mengkhawatirkan.

Catatan Parepos

Kami di Parepos menilai pembahasan artis indonesia yang pernah keguguran 2 kali harus dibaca dengan empati. Para artis dalam daftar ini bukan sekadar nama untuk konten viral, tetapi perempuan yang pernah melewati kehilangan besar.

Mayangsari, Hanum Rais, Sarwendah, Ashanty, Rieke Diah Pitaloka, Chua Kotak, Shanty Widihastuti, Adiezty Fersa, Titi Kamal, Nadia Mulya, Stella Cornelia, dan Syahrini punya perjalanan berbeda. Namun, semuanya menunjukkan bahwa menjadi ibu tidak selalu dimulai dari jalan yang mudah.

Ada yang akhirnya memiliki anak setelah bertahun-tahun menunggu. Ada yang menjalani pengobatan. Ada yang mengalami trauma. Ada yang tetap kuat setelah berkali-kali kehilangan.

Pada akhirnya, kisah mereka mengajarkan bahwa keguguran bukan aib. Kehilangan kehamilan adalah duka yang perlu dihormati. Perempuan yang mengalaminya tidak butuh disalahkan, tetapi butuh didukung.

Bagi pembaca yang pernah mengalami hal serupa, semoga kisah ini menjadi pengingat bahwa Anda tidak sendirian. Cari bantuan medis jika diperlukan, izinkan diri untuk berduka, dan jangan biarkan komentar orang lain merampas harapan.

Parepos logo text

Baca berita hiburan, kesehatan, dan kisah selebritas terbaru di Parepos, media dengan semangat Membawa Terang Informasi untuk pembaca yang ingin mengikuti cerita publik figur secara jernih, empatik, dan tetap manusiawi.

By admin