Kisah Yoo Ji Won

SEOUL, KOREA SELATAN – Kisah Yoo Ji Won menyisakan duka bagi komunitas lari Korea Selatan. Influencer lari sekaligus mahasiswi pascasarjana KAIST tersebut meninggal dunia setelah ambruk saat mengikuti Seoul Race 2026 pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Yoo saat itu mengikuti kategori half marathon sejauh 21,0975 kilometer.

Ironisnya, ia sudah sangat dekat dengan garis finis ketika insiden terjadi. Yoo ambruk di kilometer 20,6 atau hanya sekitar 500 meter sebelum menyelesaikan perlombaan.

Petugas medis segera memberikan pertolongan dan membawanya ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Di balik kabar duka tersebut, Yoo dikenal bukan hanya sebagai influencer olahraga. Ia adalah seorang peneliti muda yang juga memiliki kemampuan lari cukup mumpuni.

Kisah Yoo Ji Won

Yoo Ji Won merupakan perempuan kelahiran 2001 yang dikenal sebagai running influencer asal Korea Selatan.

Ia aktif membagikan kegiatan berlari, latihan, hingga pencapaiannya melalui media sosial.

Namun, dunia olahraga sebenarnya hanya salah satu sisi kehidupan Yoo.

Ia tercatat sebagai mahasiswi pascasarjana Korea Advanced Institute of Science and Technology atau KAIST, salah satu universitas riset ternama di Korea Selatan.

Bidang yang ditelitinya pun cukup jauh dari sepatu dan lintasan lari.

Yoo mendalami semikonduktor untuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Bagi saya, kombinasi antara dunia akademik dan olahraga tersebut menjadi bagian yang membuat kisah Yoo menarik banyak perhatian.

Ambruk 500 Meter Sebelum Garis Finis

Insiden terjadi saat Yoo mengikuti half marathon dalam Seoul Race 2026.

Menurut keterangan panitia penyelenggara, pada Minggu pagi sekitar pukul 08.49 waktu setempat, seorang peserta mengalami kondisi darurat di kilometer 20,6.

Peserta tersebut kemudian diketahui sebagai Yoo Ji Won.

Dengan jarak half marathon resmi sekitar 21,1 kilometer, ia hanya membutuhkan kurang lebih 500 meter lagi untuk mencapai finis.

Namun, Yoo tiba-tiba kehilangan kesadaran dan ambruk.

Perlombaan yang seharusnya menjadi satu lagi catatan pencapaiannya berubah menjadi kabar duka.

Pertolongan Medis Langsung Diberikan

Setelah Yoo jatuh, petugas medis di lokasi segera melakukan tindakan darurat.

Pertolongan termasuk resusitasi jantung paru atau CPR diberikan sebelum ia dievakuasi menggunakan ambulans 119.

Yoo kemudian dibawa menuju fasilitas medis untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

Sayangnya, ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Panitia Seoul Race mengumumkan kabar tersebut pada 12 Oktober 2026 dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Penyelenggara juga mengatakan akan meninjau berbagai hal terkait kejadian tersebut dan melakukan tindak lanjut yang diperlukan.

Yoo Ji Won Bukan Pelari Pemula

Melihat rekam jejaknya, Yoo bukan seseorang yang baru mencoba olahraga lari.

Ia disebut mulai menekuni olahraga tersebut sejak 2022.

Ketertarikannya kemudian berkembang menjadi lebih serius, terutama ketika ia mulai mengejar peningkatan catatan waktu.

Yoo rutin mengikuti berbagai perlombaan dan membagikan perjalanan tersebut kepada pengikutnya di media sosial.

Jadi, kisah Yoo Ji Won bukan tentang seseorang yang secara mendadak mengikuti perlombaan jarak jauh tanpa pengalaman.

Ia merupakan pelari amatir aktif dengan catatan kompetisi yang sudah cukup panjang.

Pernah Catat Marathon di Bawah Tiga Jam

Salah satu pencapaian Yoo yang cukup impresif terjadi pada Seoul Marathon 2026.

Dalam perlombaan full marathon sejauh 42,195 kilometer tersebut, Yoo dilaporkan berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 2 jam 56 menit 32 detik.

Untuk kategori pelari amatir, menembus marathon di bawah tiga jam bukan pencapaian ringan.

Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Yoo menjalani olahraga lari secara serius.

Karena itulah, kabar dirinya ambruk dalam half marathon Seoul Race mengejutkan banyak orang di komunitas lari.

Berprestasi di Gunsan Saemangeum Marathon

Prestasi lainnya datang dari Gunsan Saemangeum Marathon 2026.

Yoo berhasil menjadi juara pertama kategori putri kelompok Masters untuk jarak 10 kilometer.

Pencapaian itu semakin memperkuat reputasinya di kalangan pelari amatir Korea Selatan.

Ia bukan sekadar membuat konten tentang lari, tetapi juga turun langsung dalam kompetisi dan mencatat prestasi.

Baca juga deretan Idol K-Pop keranjingan lari yang menjadikan olahraga tersebut sebagai bagian dari rutinitas mereka.

Mahasiswi KAIST Peneliti Semikonduktor AI

Di luar lintasan, perjalanan Yoo tidak kalah menarik.

Ia menempuh pendidikan pascasarjana di KAIST dan melakukan penelitian terkait semikonduktor kecerdasan buatan.

KAIST dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan dan penelitian teknologi terkemuka di Korea Selatan.

Aktivitas akademiknya menunjukkan Yoo harus membagi waktu antara penelitian, pendidikan, latihan, kompetisi, dan kegiatan media sosial.

Sosok inilah yang kemudian dikenang banyak pengikutnya setelah berita kepergiannya menyebar.

Penyebab Meninggal Belum Diumumkan

Satu hal penting dalam Kisah Yoo Ji Won adalah penyebab pasti kematiannya belum diumumkan secara resmi.

Panitia mengonfirmasi Yoo ambruk saat perlombaan, mendapat penanganan medis, lalu meninggal setelah dibawa ke fasilitas kesehatan.

Namun, informasi tersebut tidak otomatis menjelaskan kondisi medis yang menyebabkan dirinya kehilangan kesadaran.

Karena itu, saya tidak melihat alasan untuk berspekulasi mengenai penyakit tertentu atau menyimpulkan bahwa jarak lari menjadi penyebab langsung kematiannya.

Kasus medis seperti ini membutuhkan pemeriksaan dan keterangan tenaga profesional.

Komunitas Lari Korea Berduka

Kepergian Yoo kemudian memicu gelombang ucapan belasungkawa di media sosial.

Pelari dan warganet meninggalkan pesan penghormatan pada unggahan terakhirnya.

Kabar tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemampuan dan pengalaman tidak menghilangkan pentingnya memperhatikan kondisi tubuh sebelum maupun saat berolahraga.

Jika tubuh memberikan sinyal tidak biasa ketika berlari, mengejar personal best bisa menunggu.

Garis finis masih bisa dicoba lain hari. Kondisi tubuh tidak selalu memberikan kesempatan kedua.

Kesimpulan

Kisah Yoo Ji Won, Influencer Lari yang Meninggal Usai Ambruk saat Maraton menjadi kabar duka bagi komunitas olahraga Korea Selatan.

Yoo ambruk pada kilometer 20,6 ketika mengikuti half marathon Seoul Race 2026 pada 11 Oktober 2026, hanya sekitar 500 meter sebelum garis finis.

Petugas langsung memberikan pertolongan dan membawanya ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Yoo dikenal sebagai mahasiswi pascasarjana KAIST yang meneliti semikonduktor AI sekaligus pelari berprestasi. Ia pernah menyelesaikan full marathon di bawah tiga jam serta menjuarai kategori putri Masters 10K Gunsan Saemangeum Marathon 2026.

Hingga kabar ini berkembang, penyebab pasti kematiannya belum diumumkan secara resmi.

Parepos logo text

Baca berita terkini di Parepos untuk mengikuti informasi hiburan, olahraga, internasional, Sulawesi, dan kabar terbaru lainnya. Parepos, Membawa Terang Informasi.

By admin