JAKARTA, DKI JAKARTA – Artis Indonesia yang meninggal saat syuting meninggalkan kisah yang membekas bagi rekan kerja hingga penonton. Beberapa di antaranya benar-benar mengalami kondisi darurat di lokasi pengambilan gambar, sementara lainnya meninggal ketika sinetron atau proyek yang mereka bintangi masih dalam proses produksi.
Perbedaan ini penting karena sejumlah artikel lama sering menyamaratakan semuanya sebagai artis yang “meninggal saat syuting”.
Setelah kami telusuri kembali, Ida Kusumah dan Eddy Riwanto memang mengalami kondisi fatal ketika berada di lokasi sinetron. Irena Justine ambruk ketika menjalani tapping program televisi. Sementara Didi Petet, Renita Sukardi, Benyamin Sueb, Torro Margens, dan Eeng Saptahadi memiliki kronologi berbeda meski masih aktif dalam proyek hiburan menjelang meninggal dunia.
Berikut delapan nama dan kronologi yang lebih lengkap.
1. Didi Petet

Didi Petet meninggal dunia pada 15 Mei 2015 dalam usia 58 tahun.
Saat itu, aktor bernama lengkap Didi Widiatmoko tersebut masih menjadi bagian penting dari sinetron Preman Pensiun 2 sebagai Kang Bahar.
Pimpinan produksi Preman Pensiun 2, Reggi Pria Bangga, bahkan menyampaikan kehilangan besar karena Didi dikenal sebagai sosok senior yang kerap berbagi ilmu kepada pemain dan kru.
Namun, Didi tidak meninggal di lokasi syuting.
Ia meninggal sekitar pukul 05.30 WIB di kediamannya di Bambu Apus, Tangerang Selatan. Sebelumnya, kondisinya melemah setelah pulang dari Milan untuk kegiatan World Expo Milano 2015 dan sempat mendapatkan perawatan.
Jadi, penyebutan yang lebih tepat adalah Didi meninggal ketika Preman Pensiun 2 masih menjadi proyek yang melibatkannya.
2. Irena Justine

Kepergian Irena Justine pada 26 Mei 2016 mengejutkan dunia hiburan karena terjadi ketika usianya masih sangat muda.
Irena tiba-tiba ambruk ketika menjalani tapping program Baper di studio RCTI.
Pihak stasiun televisi menjelaskan Irena langsung dibawa ke RS Siloam Kebon Jeruk setelah jatuh pingsan. Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia pada malam hari.
Sejumlah laporan ketika itu menyebut dugaan serangan jantung sebagai penyebab kematiannya.
Ada satu detail yang juga perlu diluruskan.
Irena memang dikenal sebagai pemain sinetron, termasuk pernah tampil dalam Cinta Fitri. Namun ketika kondisi darurat terjadi, ia sedang melakukan tapping program televisi, bukan pengambilan gambar sinetron.
3. Ida Kusumah

Kronologi Ida Kusumah merupakan salah satu yang paling jelas masuk kategori meninggal ketika berada di lokasi syuting.
Aktris senior tersebut meninggal pada 25 November 2010 saat masih menjalani produksi sinetron Cinta Fitri.
Ida yang memerankan karakter Oma sedang menunggu giliran pengambilan gambar di kawasan Ciganjur ketika kondisinya tiba-tiba memburuk. Rekan pemain mengatakan Ida sempat kejang dan pingsan.
Ia meninggal dalam usia 71 tahun dan ketika itu dilaporkan mengalami serangan jantung.
Setelah kepergiannya, karakter Oma juga tidak lagi muncul dan kemudian diceritakan meninggal dalam alur Cinta Fitri.
4. Torro Margens

Torro Margens sering dimasukkan dalam daftar artis yang meninggal ketika syuting.
Namun kronologi dari keluarganya menunjukkan cerita yang sedikit berbeda.
Putranya, Toma Margens, mengatakan Torro mengalami kondisi kesehatan memburuk dan muntah darah setelah menjalani syuting di Yogyakarta. Kru kemudian membawanya ke rumah sakit dan ia dirawat sekitar empat sampai lima hari.
Yang sedang dikerjakan Torro saat itu juga disebut sebuah film, bukan sinetron.
Proses syuting proyek tersebut bahkan sudah selesai ketika Torro jatuh sakit. Ia kemudian kembali ke Sukabumi dan meninggal pada 4 Januari 2019 dalam usia 68 tahun.
Jadi, menyebut Torro “meninggal saat syuting sinetron” kurang tepat.
Ia masih aktif bekerja sebagai aktor menjelang meninggal, tetapi kematiannya tidak terjadi ketika kamera sedang merekam.
Baca juga: Artis Indonesia yang Meninggal karena HIV
5. Renita Sukardi

Renita Sukardi merupakan pemeran Nurmala dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan.
Ia meninggal pada 10 April 2017 setelah berjuang melawan kanker payudara.
Kondisi kesehatannya sudah menurun ketika produksi sinetron masih berjalan. Rekan-rekan Tukang Ojek Pengkolan bahkan memindahkan proses pengambilan gambar ke rumah Renita agar ia tetap bisa berakting.
Suaminya mengatakan Renita sangat antusias untuk tetap bekerja.
Dalam kondisi tidak dapat bangun dari tempat tidur, ia masih menyelesaikan pengambilan gambar untuk sekitar sembilan episode dari kamar rumahnya.
Renita tidak meninggal ketika kamera sedang merekam.
Namun, keterlibatannya dalam Tukang Ojek Pengkolan memang berlangsung hingga kondisi kesehatannya sangat berat.
6. Benyamin Sueb

Benyamin Sueb merupakan salah satu figur paling ikonik dalam Si Doel Anak Sekolahan.
Ia berperan sebagai Babe Sabeni, ayah Doel yang diperankan Rano Karno.
Benyamin hanya tampil sampai musim kedua karena meninggal pada 5 September 1995 dalam usia 56 tahun.
Benyamin meninggal setelah sempat koma dan menjalani perawatan akibat serangan jantung. Sebelumnya ia diketahui sempat bermain sepak bola, olahraga yang memang sangat digemarinya.
Dengan demikian, Benyamin juga bukan artis yang secara literal meninggal ketika sedang syuting.
Namun kepergiannya terjadi saat Si Doel Anak Sekolahan masih berjalan dan membuat cerita Babe Sabeni harus disesuaikan.
Karakter Babe kemudian diceritakan meninggal dalam sinetron tersebut.
7. Eddy Riwanto

Inilah sosok yang dimaksud dalam keyword pendukung, yakni artis yang tidak sadarkan diri setelah salat Ashar di lokasi syuting.
Eddy Riwanto meninggal pada 29 April 2019 ketika masih menjalani produksi sinetron Cinta Suci di kawasan Buperta Cibubur.
Sang istri, Yuni Astuti, mengatakan Eddy bahkan sempat menjadi imam salat Ashar bersama kru dan pemain sebelum kondisinya memburuk.
Setelah salat, Eddy beristirahat sembari menunggu jadwal pengambilan gambar.
Ketika hendak dibangunkan, aktor yang memerankan Saipul tersebut sudah tidak sadarkan diri.
Dinda Kanya Dewi, rekan satu sinetronnya, menyampaikan Eddy meninggal pada pukul 16.26 WIB dalam perjalanan dari lokasi Cinta Suci menuju RS Melia Cibubur.
Keluarga menyebut Eddy beberapa hari sebelumnya mengalami kelelahan dan memiliki riwayat penyakit jantung.
Dari delapan nama dalam daftar ini, kronologi Eddy bersama Ida Kusumah menjadi contoh yang paling jelas dari kejadian fatal yang benar-benar berlangsung saat mereka berada di lokasi produksi sinetron.
8. Eeng Saptahadi

Aktor senior Eeng Saptahadi meninggal dunia pada 21 Mei 2023 di RS Primaya Bekasi Barat.
Pada masa tersebut, Eeng masih aktif membintangi sinetron Takdir Cinta yang Kupilih dan memerankan Pak Asraf, ayah angkat Novia yang dimainkan Alisia Rininta.
Rekan-rekan pemain sinetron tersebut langsung menyampaikan duka setelah kabar kepergiannya beredar.
Detik juga mencatat Eeng masih terlibat dalam produksi sinetron stripping tersebut ketika meninggal.
Pengamat film Yan Widjaya ketika itu menyebut Eeng meninggal setelah terpapar Covid-19.
Sama seperti beberapa nama sebelumnya, Eeng tidak meninggal ketika sedang berada di depan kamera.
Ia masuk daftar karena masih aktif terlibat dalam produksi sinetron hingga menjelang akhir hayat.
Tidak Semua Benar-Benar Meninggal Saat Kamera Menyala
Daftar artis Indonesia yang meninggal saat syuting sering menggunakan satu istilah untuk beberapa kronologi yang sebenarnya berbeda.
Dari delapan nama di atas, Ida Kusumah meninggal setelah mengalami kondisi darurat di lokasi Cinta Fitri. Eddy Riwanto juga tidak sadarkan diri ketika masih berada di lokasi Cinta Suci, setelah sebelumnya salat Ashar.
Irena Justine ambruk ketika menjalani tapping program televisi, bukan sinetron.
Sementara Didi Petet, Renita Sukardi, Benyamin Sueb, dan Eeng Saptahadi meninggal ketika proyek yang mereka bintangi masih berjalan atau mereka masih aktif terlibat di dalamnya.
Torro Margens bahkan memiliki perbedaan fakta yang cukup penting. Sumber keluarga menyebut ia baru mengalami kondisi buruk setelah menyelesaikan syuting sebuah film di Yogyakarta, kemudian meninggal beberapa hari setelahnya.
Perbedaan tersebut tidak mengurangi dedikasi mereka terhadap dunia seni peran.
Justru kronologi yang akurat menjadi cara yang lebih baik untuk mengenang perjalanan karier masing-masing tanpa mengubah detail terakhir kehidupan mereka menjadi cerita yang lebih dramatis dari faktanya.

Baca berita terkini di Parepos untuk mendapatkan informasi terbaru seputar hiburan, selebritas, nasional, film, sinetron, dan berbagai informasi menarik lainnya.
