Gunung Sumbing Wonosobo Kebakaran

WONOSOBO, JAWA TENGAH – Gunung Sumbing Wonosobo Kebakaran pada Senin, 19 Oktober 2026. Api muncul di Petak 29 jalur pendakian Gajahmungkur, Kecamatan Kalikajar, hingga membuat ratusan pendaki harus turun dari gunung.

Informasi awal menyebut terdapat 71 pendaki yang sedang dalam perjalanan turun dengan kondisi aman.

Namun, data kemudian diperbarui. Tim gabungan memastikan total 152 pendaki yang terdaftar di basecamp berhasil dievakuasi dan semuanya telah turun dengan selamat.

Tak ada pendaki yang dilaporkan mengalami kecelakaan ataupun luka.

Sementara itu, kebakaran masih menjadi perhatian karena kondisi angin kencang dan vegetasi kering membuat upaya pemadaman tidak mudah dilakukan.

Gunung Sumbing Wonosobo Kebakaran

Kebakaran diketahui terjadi di Petak 29 Gunung Sumbing melalui jalur Gajahmungkur.

Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Wonosobo Sabarno mengatakan informasi mengenai kebakaran pertama kali diterima sekitar pukul 15.00 WIB pada Senin.

Lokasi titik api berada di wilayah Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.

Tim dari sejumlah unsur kemudian bergerak untuk melakukan penanganan sekaligus memastikan keselamatan para pendaki yang masih berada di gunung.

Awalnya 71 Pendaki Dilaporkan Turun

Pada Senin malam sekitar pukul 21.10 WIB, BPBD Wonosobo menerima informasi dari pihak basecamp bahwa masih terdapat 71 pendaki di kawasan Gunung Sumbing.

Namun, mereka disebut sudah berada dalam kondisi aman dan sedang melakukan perjalanan turun.

Informasi tersebut menjadi kabar awal yang kemudian banyak diberitakan.

Perkembangan selanjutnya menunjukkan jumlah pendaki terdampak ternyata lebih banyak.

Jumlah Pendaki Diperbarui Jadi 152 Orang

Kepala BPBD Wonosobo Sumekto Hendro kemudian memperbarui data evakuasi.

Menurut pencatatan basecamp, sebanyak 152 pendaki telah dievakuasi oleh pengelola basecamp bersama tim SAR gabungan.

Jumlah tersebut merupakan data berdasarkan registrasi pendakian.

Pada pukul 23.30 WIB, tim gabungan kembali mencocokkan jumlah pendaki yang turun dengan data pendaftaran.

Hasilnya, seluruh 152 pendaki sudah berhasil kembali.

Jadi, angka 71 merupakan informasi sementara ketika proses evakuasi masih berlangsung, sedangkan total akhirnya mencapai 152 orang.

Seluruh Pendaki Dipastikan Selamat

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja memastikan tidak ada pendaki yang tertinggal.

Seluruh pendaki juga dilaporkan dalam kondisi sehat.

Tidak ada laporan mengenai kecelakaan maupun luka akibat kebakaran tersebut.

Keselamatan pendaki memang menjadi prioritas utama dalam proses penanganan.

Tim gabungan terdiri dari kepolisian, BPBD, Basarnas, PMI, Puskesmas Kalikajar, pengelola basecamp, serta sejumlah unsur lainnya.

Bagi saya, keputusan menarik pendaki turun menjadi langkah penting karena kondisi di atas gunung semakin sulit diprediksi akibat angin dan api.

Puncak bisa menunggu. Keselamatan jangan disuruh antre.

Api Berkobar di Ketinggian 2.500 Meter

Kebakaran terjadi pada kawasan hutan Gunung Sumbing dengan ketinggian sekitar 2.500 hingga 2.709 meter di atas permukaan laut.

Lokasinya berada di Petak 29 RPH Kleseman, BKPH Wonosobo, KPH Kedu Utara.

Video yang beredar memperlihatkan api membakar vegetasi di lereng gunung.

Posisi kebakaran di kawasan pegunungan membuat akses menuju titik api tidak semudah penanganan kebakaran di wilayah permukiman.

Petugas harus mempertimbangkan medan, kondisi cuaca, angin, serta keselamatan personel.

Angin Kencang Hambat Pemadaman

Upaya pemadaman sebenarnya sudah dilakukan oleh tim gabungan dan sejumlah basecamp.

Namun, kondisi angin kencang membuat api semakin sulit dikendalikan.

Vegetasi di kawasan tersebut juga cukup kering sehingga api berpotensi dengan cepat menjalar ke area lain.

BPBD menyebut api terlihat semakin meluas dari kondisi awal.

Situasi tersebut membuat operasi pemadaman pada malam hari dinilai terlalu berbahaya.

Pemadaman Malam Hari Dihentikan

Tim yang sebelumnya berada di atas gunung akhirnya ditarik turun.

Keputusan itu diambil karena kondisi medan dan cuaca tidak memungkinkan penanganan dilakukan dengan aman pada malam hari.

Api yang terus menyebar ditambah angin kencang meningkatkan risiko terhadap personel.

Operasi pemadaman kemudian dijadwalkan kembali pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Petugas memulai persiapan melalui apel sekitar pukul 07.00 WIB sebelum pembagian tim penanganan.

Baca juga laporan Parepos mengenai gudang mebel di Jakarta Barat yang mengalami kebakaran.

Seluruh Jalur Pendakian Wonosobo Ditutup

Kebakaran Gunung Sumbing juga berdampak langsung terhadap aktivitas pendakian.

Pada Selasa, 20 Oktober 2026, seluruh jalur pendakian Gunung Sumbing yang berada di wilayah Kabupaten Wonosobo dinyatakan ditutup sementara.

Wakapolres Wonosobo Kompol Nana Edi Sugito mengatakan penutupan dilakukan sampai kondisi jalur kembali dinyatakan aman.

Dua jalur yang cukup populer dari wilayah Wonosobo adalah Gajahmungkur dan Garung.

Belum ada kepastian kapan jalur tersebut kembali dibuka.

Karena itu, calon pendaki sebaiknya tidak memaksakan perjalanan sebelum ada pengumuman resmi dari pengelola dan pihak berwenang.

Posko Pengaduan Dibuka untuk Keluarga Pendaki

Tim gabungan turut mendirikan posko pengaduan di Basecamp Gajahmungkur.

Posko tersebut dapat digunakan keluarga pendaki untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi maupun keberadaan anggota keluarganya.

Keberadaan posko penting terutama ketika proses evakuasi masih berjalan dan komunikasi dengan pendaki di gunung tidak selalu dapat dilakukan secara normal.

Setelah pencocokan data dilakukan, seluruh 152 pendaki akhirnya dipastikan telah turun.

Penyebab dan Luas Kebakaran Belum Diketahui

Hingga proses penanganan berlangsung, penyebab pasti Gunung Sumbing Wonosobo Kebakaran belum diketahui.

BPBD juga belum dapat memastikan berapa luas kawasan hutan dan lahan yang terdampak.

Petugas baru memastikan api berada di Petak 29 dan terus meluas ketika kondisi angin masih cukup kencang.

Penyebab kebakaran tentu perlu menunggu hasil pemeriksaan di lapangan.

Karena itu, berbagai dugaan mengenai sumber api sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai fakta sebelum ada keterangan resmi dari pihak terkait.

Kesimpulan

Gunung Sumbing Wonosobo Kebakaran pada Senin, 19 Oktober 2026 di Petak 29 jalur Gajahmungkur, Kecamatan Kalikajar.

Informasi awal menyebut 71 pendaki sedang dievakuasi.

Namun, data terbaru menunjukkan total 152 pendaki yang terdaftar telah berhasil turun dengan selamat.

Tak ada pendaki yang tertinggal, mengalami kecelakaan, maupun luka.

Kebakaran terjadi pada ketinggian sekitar 2.500 hingga 2.709 meter di atas permukaan laut. Upaya pemadaman malam hari sempat dihentikan karena angin kencang, vegetasi kering, dan kondisi medan yang membahayakan.

Seluruh jalur pendakian Gunung Sumbing di wilayah Wonosobo juga ditutup sementara sampai situasi dinyatakan aman.

Sementara itu, luas area terbakar dan penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran.

Parepos logo text

Baca berita terkini di Parepos untuk mengikuti perkembangan bencana, nasional, Sulawesi, lingkungan, dan informasi terbaru lainnya. Parepos, Membawa Terang Informasi.

By admin