MANGGARAI, NUSA TENGGARA TIMUR – Kondisi ibunda Betrand Peto usai gempa NTT menjadi sorotan setelah Maria Octaviana atau Vivi memperlihatkan tempat tinggal sementaranya melalui siaran langsung di media sosial. Ibu kandung penyanyi yang akrab disapa Onyo itu memilih beristirahat di dalam tenda karena belum merasa aman kembali tidur di rumah.
Rumah Vivi turut terdampak gempa besar yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026. Dalam rekaman yang beredar, salah satu bagian bangunan, terutama area dapur, terlihat mengalami perubahan posisi hingga disebut miring.
Kami melihat fokus utama dari kabar ini seharusnya bukan hanya karena Vivi merupakan ibu seorang artis.
Situasinya juga menggambarkan apa yang dialami banyak warga setelah bencana, yakni rumah mungkin masih berdiri, tetapi belum tentu penghuninya merasa cukup aman untuk kembali tidur di dalam.
Ibunda Betrand Peto Masih Tidur di Tenda
Kondisi terbaru Vivi diketahui melalui siaran langsung akun TikTok pribadinya.
Dalam tayangan tersebut, ia memperlihatkan tenda yang didirikan di luar rumah dan digunakan sebagai tempat beristirahat sementara.
Vivi memilih bertahan di luar bangunan karena masih merasa khawatir terhadap kondisi rumah setelah gempa.
Keputusan itu dapat dipahami mengingat gempa susulan masih menjadi perhatian masyarakat NTT setelah gempa utama.
Bagi korban bencana, tenda sederhana di halaman terkadang terasa lebih aman dibanding kamar yang dindingnya sudah menunjukkan tanda kerusakan.
Rumahnya memang lebih nyaman. Masalahnya, rasa aman tidak bisa dipaksa hanya karena kasur berada di dalam.
Dapur Rumah Vivi Terlihat Miring
Salah satu kondisi yang paling banyak disorot adalah bagian dapur rumah Vivi.
Rekaman yang beredar memperlihatkan area tersebut mengalami kerusakan dan terlihat miring setelah gempa. Kondisi itulah yang ikut membuat keluarga mempertimbangkan keselamatan sebelum kembali menggunakan rumah seperti biasa.
Belum tersedia hasil pemeriksaan teknis yang menjelaskan seberapa berat tingkat kerusakan struktur rumah tersebut.
Karena itu, kami tidak akan menyimpulkan bahwa bangunan akan roboh atau sudah tidak dapat dihuni.
Namun, secara prinsip, bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa memang perlu diperiksa sebelum digunakan kembali, terutama ketika masih terdapat potensi gempa susulan.
Gempa M7,7 Mengguncang NTT
Kondisi yang dialami keluarga Betrand Peto merupakan bagian dari dampak gempa besar di Flores.
BMKG mencatat gempa terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB dengan parameter pemutakhiran magnitudo 7,7 dan kedalaman 15 kilometer.
Episentrumnya berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT.
Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah, termasuk Manggarai bagian utara, Ngada, Manggarai Barat, Ende, serta beberapa kawasan lain di NTT dan provinsi sekitarnya.
Peringatan dini tsunami kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 07.31 WIB di hari yang sama.
Baca juga: Ruben Onsu Resmi Gugat Hak Asuh Anak
Mengapa Vivi Memilih Belum Masuk Rumah?
Kondisi bangunan menjadi alasan utama yang muncul dalam penjelasan Vivi.
Ia merasa belum tenang untuk kembali tidur di dalam rumah setelah melihat dampak gempa.
Sejumlah laporan menyebut bagian bangunan mengalami keretakan dan dapur tampak miring.
Keputusan tinggal sementara di tenda akhirnya menjadi bentuk antisipasi.
Ini juga menjadi pengingat bahwa dampak gempa tidak selalu bisa dinilai dari foto rumah yang masih berdiri.
Bagi penghuninya, suara kecil dari bangunan, retakan baru, atau kekhawatiran terhadap gempa susulan dapat membuat tidur di dalam rumah terasa jauh lebih menegangkan.
Kondisi Vivi Jadi Perhatian Warganet
Setelah rekaman siaran langsung tersebut tersebar, kondisi ibunda Betrand Peto ramai diperbincangkan.
Sejumlah pengguna media sosial menyampaikan rasa prihatin karena Vivi masih harus tidur di tenda.
Namun, percakapan kemudian bergeser.
Sebagian warganet mulai mempertanyakan apakah Betrand Peto sudah memberikan bantuan kepada ibu kandungnya. Bahkan ada komentar yang membandingkan perhatian Betrand terhadap keluarga kandung dengan hubungannya bersama keluarga Ruben Onsu.
Di titik tersebut, informasi bencana mulai bercampur dengan persoalan pribadi keluarga.
Kami melihat dua hal tersebut perlu dipisahkan.
Belum Ada Keterangan Langsung dari Betrand Peto
Hingga laporan terakhir yang kami temukan, belum ada keterangan langsung dari Betrand Peto mengenai kondisi terbaru Vivi maupun bentuk bantuan yang telah diberikan kepada keluarganya setelah gempa.
Ketiadaan pernyataan publik tersebut bukan bukti bahwa Betrand membantu ataupun tidak membantu.
Artinya hanya satu: publik belum memiliki informasi yang cukup untuk menyimpulkannya.
Ini menjadi pembeda penting karena komentar media sosial mulai berkembang seolah-olah situasi keluarga Betrand sudah diketahui secara lengkap.
Padahal aktivitas yang dilakukan secara pribadi tidak selalu diumumkan ke media sosial.
Tidak semua transfer harus datang dengan Instagram Story.
Hubungan Keluarga Jangan Disimpulkan dari Potongan Video
Betrand Peto memang memiliki perjalanan keluarga yang sering menjadi perhatian publik.
Ia merupakan putra kandung Maria Octaviana dan Fredy Peto yang kemudian menjadi bagian dari keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah. Betrand lahir di Manggarai, NTT.
Namun, status tersebut tidak membuat seluruh hubungan keluarga mereka menjadi konsumsi publik.
Kondisi Vivi setelah gempa seharusnya tidak otomatis digunakan sebagai dasar untuk menilai kualitas hubungan ibu dan anak.
Apalagi informasi yang tersedia baru berupa kondisi pengungsian Vivi serta komentar warganet.
Belum ada penjelasan lengkap dari semua pihak yang dapat digunakan untuk membuat kesimpulan mengenai persoalan pribadi mereka.
Yang Terpenting Adalah Keselamatan Korban
Kami melihat aspek yang jauh lebih penting adalah memastikan warga terdampak gempa dapat tinggal di tempat aman.
Vivi memilih tenda karena belum yakin terhadap kondisi rumahnya. Keputusan tersebut pada dasarnya merupakan tindakan untuk mengurangi risiko sambil menunggu situasi lebih aman.
Rumah yang mengalami kerusakan setelah gempa sebaiknya tidak langsung digunakan apabila ada indikasi struktur berubah, retak berat, atau bagian bangunan menjadi tidak stabil.
Pemeriksaan bangunan oleh pihak yang memiliki kompetensi menjadi langkah penting sebelum penghuni kembali menempatinya.
Kondisi Ibunda Betrand Peto Masih Jadi Sorotan
Kondisi ibunda Betrand Peto usai gempa NTT menunjukkan bahwa dampak bencana masih terasa bahkan beberapa hari setelah guncangan utama.
Maria Octaviana memilih tidur di tenda karena masih khawatir terhadap kondisi rumahnya. Salah satu bagian rumah, terutama dapur, terlihat mengalami kerusakan hingga miring.
Sementara itu, belum ada pernyataan langsung Betrand mengenai kondisi terbaru ibunya maupun bantuan yang telah diberikan.
Karena itu, kami menilai publik sebaiknya tidak buru-buru mengubah cerita bencana menjadi pengadilan hubungan keluarga.
Yang sudah jelas saat ini adalah Vivi merupakan salah satu warga yang terdampak gempa dan masih membutuhkan rasa aman sebelum kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

Baca berita terkini di Parepos untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Sulawesi, nasional, hiburan, bencana, olahraga, dan berbagai peristiwa penting lainnya.
