Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil

JAKARTA, DKI JAKARTA – Purbaya serahkan jabatan Menkeu ke Suahasil Nazara secara resmi dalam prosesi serah terima jabatan di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 15 September 2026.

Prosesi tersebut berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil sebagai Menteri Keuangan baru menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya meninggalkan jabatan bendahara negara setelah sekitar satu tahun memimpin Kementerian Keuangan.

Serah terima jabatan sekaligus memastikan transisi kepemimpinan Kementerian Keuangan telah selesai secara formal.

Suahasil bukan berstatus pelaksana tugas atau Plt. Ia telah dilantik sebagai Menteri Keuangan definitif untuk melanjutkan sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.

Purbaya Beri Pesan Singkat Saat Serahkan Jabatan

Berbeda ketika pertama kali datang ke Kementerian Keuangan setahun lalu, Purbaya tidak memberikan pidato panjang dalam acara perpisahannya.

Ia mengatakan momen tersebut menjadi kesempatan untuk menyerahkan tanggung jawab kepada Suahasil dan memilih menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan atas kerja sama selama satu tahun terakhir.

Purbaya sebelumnya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Artinya, masa kepemimpinannya berlangsung sedikit lebih dari satu tahun sebelum Presiden Prabowo kembali melakukan pergantian pada posisi bendahara negara.

Masa satu tahun mungkin terdengar singkat.

Namun untuk posisi yang mengelola APBN, penerimaan negara, utang, pajak, bea cukai hingga belanja kementerian, satu tahun jelas bukan masa magang.

Ada iPad dalam Serah Terima Purbaya dan Suahasil

Ada momen menarik dalam proses pergantian tersebut.

Suahasil mengungkapkan Purbaya memberinya sebuah iPad saat prosesi serah terima jabatan.

Setelah itu keduanya menjalani proses penyerahan tugas secara resmi. Suahasil juga menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Purbaya selama setahun terakhir.

Suahasil menilai Purbaya membawa gaya kerja yang membuat sebagian pekerjaan Kementerian Keuangan lebih terlihat dan dipahami masyarakat.

Dengan demikian, transisi yang ditampilkan di hadapan pegawai Kemenkeu berlangsung tanpa pernyataan konflik terbuka dari kedua tokoh.

Jabatan diserahkan, dokumen berpindah, bonusnya satu iPad.

Suahasil Sudah Dilantik Sejak 14 September

Secara konstitusional, pergantian sebenarnya telah berlaku sejak Senin, 14 September 2026.

Presiden Prabowo melantik Suahasil di Istana Negara, Jakarta. Pengangkatan itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan 2024-2029.

Suahasil mengikuti pengucapan sumpah jabatan yang dipandu Presiden sebelum menandatangani berita acara.

Karena itu, sertijab pada 15 September bukan pelantikan kedua.

Acara tersebut merupakan proses administrasi dan simbolis pemindahan tanggung jawab dari menteri lama kepada menteri baru.

Suahasil Nazara Bukan Orang Baru di Kemenkeu

Nama Suahasil sudah sangat akrab dengan pengelolaan fiskal Indonesia.

Sebelum naik menjadi Menteri Keuangan, ia menjabat Wakil Menteri Keuangan.

Suahasil pertama kali dipercaya menjadi Wamenkeu pada 25 Oktober 2019 di era Presiden Joko Widodo, lalu kembali menduduki posisi yang sama dalam Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo pada Oktober 2024.

Sebelumnya, Suahasil juga pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Latar belakang akademiknya pun kuat. Ia merupakan ekonom dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Pendidikan ekonominya dilanjutkan di Cornell University dan University of Illinois at Urbana-Champaign di Amerika Serikat.

Artinya, ia bukan pejabat yang baru perlu mencari tahu letak ruang rapat di Kemenkeu.

Suahasil sudah berada di pusat pembuatan kebijakan fiskal Indonesia selama bertahun-tahun.

Baca juga: Redenominasi Rupiah

Prabowo Minta Suahasil Jaga APBN Tetap Sehat

Seusai dilantik, Suahasil mengungkap arahan utama Presiden Prabowo.

Ia diminta menjaga kesehatan serta kredibilitas keuangan negara.

Menurut Suahasil, APBN harus mampu membiayai program prioritas pemerintah sekaligus tetap dipercaya masyarakat dan pelaku ekonomi.

APBN juga harus tetap berfungsi sebagai instrumen yang mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Suahasil menegaskan batas defisit tetap akan dipertahankan di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto.

Pernyataan ini penting karena pergantian Menteri Keuangan hampir selalu memunculkan pertanyaan mengenai arah disiplin fiskal pemerintah.

Untuk sementara, pesan Suahasil justru menekankan kesinambungan dan kredibilitas.

Apakah Kebijakan Purbaya Akan Dibatalkan?

Tidak otomatis.

Setelah dilantik, Suahasil mengatakan fokus Kementerian Keuangan adalah melanjutkan pekerjaan yang sudah berjalan sekaligus memperkuat pengelolaan keuangan negara.

Ia tidak memberikan sinyal bahwa seluruh keputusan era Purbaya akan langsung dihapus.

Suahasil bahkan disebut memastikan arah kebijakan fiskal akan dilanjutkan sembari mengevaluasi bagian-bagian yang memerlukan tindak lanjut.

Ini menjadi konteks penting.

Pergantian pemimpin bukan berarti seluruh sistem Kementerian Keuangan kembali ke halaman pertama.

APBN 2026 sedang berjalan, RAPBN 2027 telah memasuki pembahasan, dan berbagai program perpajakan serta kepabeanan tetap membutuhkan kesinambungan.

Nasib Perombakan Bea Cukai Era Purbaya

Salah satu pertanyaan yang langsung muncul adalah nasib kebijakan organisasi yang baru dilakukan Purbaya.

Suahasil ditanya mengenai perombakan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang sebelumnya dilakukan pendahulunya.

Ia menjawab akan mempelajari keputusan yang sudah dibuat, termasuk pelantikan dan keputusan Menteri Keuangan yang berkaitan dengan perubahan tersebut.

Suahasil belum mengatakan akan membatalkan maupun mempertahankan seluruh perubahan tersebut.

Dengan demikian, pernyataan yang paling tepat saat ini adalah kebijakan itu masih akan didalami.

Bukan berarti langsung dibongkar hanya karena kursi menterinya berganti pemilik.

Kenapa Purbaya Diganti?

Ini bagian yang perlu dibedakan antara fakta resmi dan analisis.

Pemerintah melalui pengumuman pelantikan menyatakan Purbaya diberhentikan dan Suahasil diangkat berdasarkan Keppres Nomor 97/P Tahun 2026. Namun, dalam pengumuman resmi Sekretariat Negara yang tersedia, tidak dicantumkan alasan spesifik mengapa Purbaya diganti setelah sekitar satu tahun menjabat.

Sejumlah media internasional dan analis mengaitkan pergantian itu dengan kekhawatiran pasar mengenai disiplin fiskal dan konsistensi kebijakan ekonomi selama masa Purbaya.

Reuters, misalnya, melaporkan pergantian tersebut muncul di tengah perhatian investor terhadap defisit, pelemahan rupiah, serta sejumlah kebijakan fiskal yang diperdebatkan.

Namun, itu merupakan konteks dan analisis pasar, bukan alasan resmi yang diumumkan Presiden.

Karena itu, kami tidak akan menyimpulkan Purbaya dicopot karena satu kebijakan tertentu selama Istana tidak menyatakannya secara terbuka.

Suahasil Jadi Menkeu Ketiga pada Pemerintahan Prabowo

Pergantian ini juga mencatat dinamika yang cukup cepat di posisi Menteri Keuangan.

Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan pada awal pemerintahan Prabowo.

Pada 8 September 2025, posisinya digantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Setahun kemudian, tepatnya 14 September 2026, Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan baru.

Suahasil dengan demikian menjadi orang ketiga yang memegang jabatan Menteri Keuangan sejak pemerintahan Prabowo dimulai.

Kini perhatian pasar dan masyarakat akan bergeser dari seremoni pergantian ke kebijakan yang diambil Suahasil.

Tantangan Suahasil Bukan Sekadar Melanjutkan Pekerjaan

Suahasil masuk ketika pemerintah sedang menyiapkan APBN 2027 sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Beberapa hari sebelum diganti, Purbaya menyebut capaian Kementerian Keuangan sepanjang 2026 menjadi fondasi penyusunan program kerja 2027. Kemenkeu ketika itu menyiapkan berbagai agenda terkait perpajakan, bea cukai, kualitas belanja, serta pengelolaan defisit dan utang.

Suahasil kini mewarisi pekerjaan tersebut.

Pada saat yang sama, ia harus memastikan disiplin fiskal tetap terjaga, program prioritas pemerintah berjalan, serta kepercayaan terhadap pengelolaan APBN tetap kuat.

Ia menegaskan Kementerian Keuangan harus menjadi institusi yang kredibel, dapat dipercaya, dan membanggakan masyarakat.

Tongkat Estafet Kemenkeu Resmi Berpindah

Purbaya serahkan jabatan Menkeu ke Suahasil Nazara pada 15 September 2026, sehari setelah Suahasil dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara.

Purbaya menutup masa sekitar satu tahun kepemimpinannya dengan ucapan terima kasih kepada jajaran kementerian. Suahasil membalasnya dengan apresiasi terhadap cara kerja yang dibangun Purbaya sekaligus menerima tanggung jawab baru sebagai bendahara negara.

Pergantian ini bukan penunjukan Plt.

Suahasil kini merupakan Menteri Keuangan definitif untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024-2029.

Tugas pertamanya juga sudah cukup jelas.

Menjaga APBN tetap sehat, kredibel, mampu mendukung program pemerintah, sekaligus mempertahankan defisit di bawah 3 persen.

Sertijabnya selesai dalam satu pagi.

Ujian sebenarnya tentu berlangsung jauh lebih lama, yakni ketika angka penerimaan, belanja, defisit, rupiah, dan pertumbuhan ekonomi mulai berbicara.

Parepos logo text

Baca berita terkini di Parepos untuk mendapatkan informasi terbaru seputar ekonomi, nasional, keuangan, pemerintahan, Sulawesi, dan berbagai peristiwa penting lainnya.

By admin