Jalangkote

Makassar, Sulawesi Selatan. Setiap daerah punya kudapan yang langsung memicu nostalgia. Di Sulawesi Selatan, jalangkote menempati posisi itu. Sebagai redaksi Parepos, kami melihat jalangkote bukan hanya jajanan pasar, tetapi bagian dari memori kolektif masyarakat.

Dari acara keluarga hingga penjual kaki lima, jalangkote selalu hadir. Rasanya konsisten, bentuknya khas, dan keberadaannya lintas generasi.

Jalangkote Dan Jejak Sejarah Kuliner

Jalangkote sering disebut sebagai pastel versi Sulawesi Selatan. Namun, anggapan itu terlalu menyederhanakan. Jalangkote memiliki ciri unik pada kulit yang lebih tipis dan isian yang lebih kaya.

Isiannya biasanya terdiri dari bihun, wortel, kentang, tauge, dan daging cincang atau ayam. Semua dibumbui ringan namun seimbang. Di sinilah kekuatan jalangkote, sederhana tetapi berkarakter.

Bahan-Bahan Jalangkote Tradisional

Untuk membuat jalangkote, bahan yang dibutuhkan relatif mudah ditemukan:

  • Tepung terigu
  • Air
  • Telur
  • Margarin
  • Wortel
  • Kentang
  • Bihun
  • Tauge
  • Daging ayam atau sapi cincang
  • Bawang putih dan bawang merah
  • Garam dan lada

Bahan-bahan ini mencerminkan dapur rumah tangga Sulawesi Selatan yang fungsional dan efisien.

Resep Jalangkote Khas Sulawesi Selatan

Berikut resep jalangkote yang umum digunakan secara tradisional:

  1. Campurkan tepung, telur, margarin, dan air hingga adonan kulit kalis. Diamkan sebentar.
  2. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum. Masukkan daging cincang.
  3. Tambahkan wortel, kentang, bihun, dan tauge. Bumbui secukupnya. Masak hingga matang.
  4. Pipihkan adonan kulit, beri isian, lalu lipat dan pilin pinggirannya.
  5. Goreng jalangkote dalam minyak panas hingga kuning keemasan.

Teknik memilin kulit menjadi ciri visual jalangkote. Ini bukan sekadar estetika, tetapi juga penanda keahlian pembuatnya.

Saus Cuka, Pelengkap Tak Terpisahkan

Jalangkote hampir selalu disajikan dengan saus cuka. Saus ini biasanya dibuat dari cuka, gula, cabai, dan bawang putih. Rasanya asam, manis, dan pedas.

Kombinasi jalangkote hangat dan saus cuka dingin menciptakan kontras rasa yang khas. Tanpa saus cuka, jalangkote terasa belum lengkap.

Jalangkote Sebagai Identitas Kuliner Daerah

Jalangkote bukan hanya makanan. Ia adalah representasi budaya makan masyarakat Sulawesi Selatan yang menghargai keseimbangan rasa dan kebersamaan.

Resep jalangkote diwariskan secara lisan, dari dapur ke dapur. Hingga kini, camilan ini masih bertahan di tengah gempuran makanan modern. Ini menandakan kuatnya akar tradisi lokal.

Sebagai pusat informasi terkini di Sulawesi, Parepos memandang kuliner seperti jalangkote sebagai bagian penting dari cerita daerah yang layak terus diangkat.

Kesimpulan

Jalangkote membuktikan bahwa cita rasa lokal tidak lekang oleh waktu. Dengan resep yang relatif sederhana dan rasa yang konsisten, camilan ini tetap relevan di berbagai suasana.

Untuk cerita kuliner, budaya, dan peristiwa penting lainnya dari Sulawesi Selatan, baca berita Sulawesi terkini di Parepos. Kami terus berkomitmen membawa terang informasi bagi masyarakat.

By admin