Rumah Kosong di Makassar Jadi markas Pencuri

Makassar, Sulawesi Selatan. Kota besar dengan aktivitas padat ini kembali dihebohkan oleh kasus yang membuat warga sekitar merasa tidak tenang. Sebagai redaksi Parepos, saya mencatat bahwa persoalan keamanan lingkungan masih menjadi tantangan serius di banyak kawasan pemukiman.

Sebuah rumah kosong yang seharusnya hanya menjadi bangunan tak berpenghuni, justru berubah fungsi menjadi tempat mencurigakan. Dari sinilah terungkap dugaan aktivitas kriminal yang cukup meresahkan.

Rumah Kosong Di Makassar Jadi Markas Pencuri

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sebuah rumah kosong di salah satu wilayah Makassar diduga dijadikan markas oleh sekelompok pencuri. Warga mulai curiga setelah sering melihat aktivitas tidak biasa di sekitar rumah tersebut, terutama pada malam hari.

Bangunan yang awalnya terlihat terbengkalai ternyata menyimpan banyak barang hasil kejahatan. Kecurigaan warga akhirnya terbukti ketika ditemukan berbagai barang mencurigakan di dalam rumah.

Kasus ini segera menjadi perhatian karena lokasinya berada di tengah pemukiman padat penduduk.

Dugaan Lokasi Pencurian Kabel Tembaga

Rumah kosong di Makassar diduga jadi lokasi pencurian kabel tembaga. Dugaan ini muncul setelah warga menemukan gulungan kabel, alat pemotong, dan sisa-sisa pembakaran kulit kabel di dalam bangunan tersebut.

Kabel tembaga memang kerap menjadi sasaran pencurian karena memiliki nilai jual tinggi. Para pelaku biasanya mencuri kabel dari fasilitas umum, lalu membawanya ke lokasi aman untuk dipreteli sebelum dijual kembali.

Modus seperti ini bukan hal baru, namun keberadaan markas di tengah pemukiman membuat kasus ini terasa lebih mengkhawatirkan.

Temuan Warga Dan Tindakan Kepolisian

Awalnya, warga sekitar hanya mengira rumah kosong itu menjadi tempat singgah orang tak dikenal. Namun setelah mencium bau menyengat dan melihat banyak kabel berserakan, kecurigaan semakin kuat.

Laporan pun segera disampaikan kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang melakukan pemeriksaan dan menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada aktivitas pencurian.

Penemuan ini menguatkan dugaan bahwa rumah tersebut memang sengaja digunakan sebagai tempat menyimpan dan mengolah barang hasil kejahatan.

Modus Operandi Pelaku

Dari informasi yang beredar, para pelaku diduga beraksi pada dini hari ketika situasi lingkungan sepi. Mereka mencuri kabel tembaga dari beberapa lokasi, kemudian membawanya ke rumah kosong tersebut.

Di tempat itulah kabel-kabel dipotong, dibersihkan, lalu dipisahkan tembaganya untuk dijual ke pengepul. Cara ini dinilai cukup rapi sehingga aktivitas mereka sempat tidak terdeteksi.

Namun kewaspadaan warga akhirnya menjadi kunci terbongkarnya kasus ini.

Dampak Bagi Keamanan Lingkungan

Kasus seperti ini jelas menimbulkan rasa tidak aman. Warga menjadi lebih waspada terhadap rumah kosong atau bangunan tak terurus di sekitar tempat tinggal mereka.

Bagi saya, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga masyarakat. Kepedulian terhadap aktivitas mencurigakan sangat penting untuk mencegah kejahatan.

Sebagai media yang fokus pada informasi daerah, Parepos melihat kasus ini sebagai cerminan pentingnya sinergi antara warga dan pihak berwajib.

Kesimpulan

Rumah kosong di Makassar jadi markas pencuri adalah contoh nyata bagaimana kelalaian kecil bisa dimanfaatkan untuk tindakan kriminal. Kewaspadaan dan komunikasi antarwarga menjadi benteng utama mencegah kejadian serupa.

Parepos akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru dari berbagai wilayah di Sulawesi.

Untuk mendapatkan update berita kriminal, sosial, dan peristiwa penting lainnya, baca berita Sulawesi terkini di Parepos. Kami hadir sebagai situs terpercaya yang selalu membawa terang informasi bagi masyarakat.

By admin