Buras bugis

Makassar, Sulawesi Selatan. Di banyak rumah Bugis, buras bukan sekadar makanan. Ia adalah simbol kebersamaan, tradisi, dan kesinambungan budaya. Setiap kali buras tersaji di meja, selalu ada cerita tentang keluarga, perayaan, dan nilai gotong royong yang menyertainya.

Sebagai redaksi Parepos, kami melihat buras Bugis sebagai salah satu kuliner yang merepresentasikan wajah Sulawesi secara utuh. Sederhana, hangat, dan sarat makna.

Buras Bugis Dalam Budaya Masyarakat Sulawesi

Buras Bugis kerap hadir dalam momen penting seperti lebaran, acara adat, hingga jamuan keluarga. Makanan ini menjadi pelengkap hidangan utama seperti opor, nasu palekko, atau ikan khas Bugis.

Proses pembuatannya yang memakan waktu juga mencerminkan filosofi masyarakat Bugis yang menghargai proses, bukan sekadar hasil akhir.

Ciri Khas Dan Cita Rasa Buras Bugis

Berbeda dari lontong biasa, buras Bugis dimasak dengan santan dan dibungkus daun pisang, lalu diikat memanjang. Teksturnya lebih lembut, rasanya gurih, dan aromanya khas daun pisang yang berpadu dengan santan.

Inilah yang membuat buras Bugis memiliki karakter kuat dan mudah dikenali, bahkan bagi mereka yang baru pertama kali mencicipinya.

Resep Buras Bugis Tradisional

Resep buras Bugis pada dasarnya sederhana, namun membutuhkan ketelatenan.

Bahan utama:

  • Beras
  • Santan kelapa
  • Garam secukupnya
  • Daun pisang untuk membungkus

Cara singkat pembuatan:
Beras dimasak setengah matang dengan santan dan garam hingga meresap. Setelah itu, nasi dibungkus daun pisang, diikat, lalu direbus kembali hingga matang sempurna.

Kesabaran menjadi kunci. Api kecil dan waktu yang cukup akan menghasilkan buras dengan tekstur lembut dan rasa seimbang.

Buras Bugis Dan Makna Kebersamaan

Di banyak keluarga Bugis, membuat buras dilakukan bersama. Ada yang menyiapkan daun, ada yang mengaduk santan, ada pula yang mengikat. Aktivitas ini menjadi ruang interaksi lintas generasi, dari orang tua hingga anak-anak.

Lebih dari sekadar makanan, buras Bugis adalah perekat sosial yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kesimpulan

Nikmati Kelezatan Buras Bugis: Resep & Sejarah Kuliner Sulawesi bukan hanya ajakan mencicipi makanan, tetapi juga memahami nilai yang hidup di baliknya. Buras Bugis adalah bukti bahwa kuliner tradisional Sulawesi masih relevan dan bermakna hingga hari ini.

Untuk cerita kuliner, budaya, dan berita Sulawesi terkini lainnya, baca berita Sulawesi terkini di Parepos. Kami terus membawa terang informasi dari daerah, dengan rasa dan konteks yang autentik.

By admin