Warga Geruduk PLN Parepare Tuntut Ganti Rugi, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Warga Geruduk PLN Parepare Tuntut Ganti Rugi, Ini Penyebabnya
Koordinator aksi Iqbal Rahim Gani saat berorasi di depan Kantor PLN

PAREPARE, PAREPOS.CO.ID — Puluhan warga melakukan aksi demonstrasi hingga menggeruduk Kantor UP3 PLN Kota Parepare, Selasa 11 Januari.

Warga emosi lantaran pihak PLN tak menanggapi pengaduan warga terkait tiang listrik yang memiliki kemiringan 40 derajat hingga menelan korban jiwa.

Bacaan Lainnya

“UP3 PLN tak punya kepedulian sama sekali. Kami sudah adukan bahwa tiang listrik sudah miring 40 derajat. Nanti setelah ada korban tersengat listrik baru ada seperti ini,” kata Koordinator Aksi, Iqbal Rahim Gani.

Akibatnya, kata dia, dua orang tewas akibat sengatan listrik itu. “Yang meninggal korban yang di jalan Reformasi dua orang. Ia pun mendesak Manager ULP PLN Parepare mundur dari jabatannya jika tak mau bertanggungjawab.

Sementara itu, Manager UP3 PLN Parepare, Rizky Ardiana Bayuwerti enggan mengganti biaya pemakaman terhadap dua korban tewas akibat sengatan listrik itu.

Menurut Rezky, kejadian itu merupakan kelalaian kedua korban sehingga menimbulkan korban jiwa. “Itu bukan kelalaian kami, tetapi kelalaian korban. Kami sudah kunjungi. Korban naik ke atas rumahnya sendiri sehingga tersengat listrik. Karena itu, kami tidak ganti rugi. Kami sudah bicara dengan korbannya,” tegasnya.

Maka dari itu, ia mengaku sudah menindaklanjuti tiang yang kemiringannya hingga 40 derajat. “Kami sudah perbaiki tiangnya,” ujarnya. Dia pun mengimbau masyarakat menghubungi layanan mobile jika ada layanan yang kurang berkenan. “Bisa juga datang ke kantor. Kalau ada aduan, PLN mobile bisa diakses di smartphone. Silakan adukan apapun itu,” imbaunya.

Sebelumnya, dikabarkan dua orang tewas tersengat listrik yang berada di jalan Reformasi Kota Parepare, Desember 2021 lalu. (ami/B)