Sangat Inovatif, Pangkep Diganjar Penghargaan IGA Award 2021

  • Whatsapp
Sangat Inovatif, Pangkep Diganjar Penghargaan IGA Award 2021
Bupati Pangkep saat menerima penghargaan dari Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Litbang Kemendagri, Eko Prasetyanto Purnomo Putro

JAKARTA,PAREPOS.CO.ID– Pemerintah Kabupaten Pangkep dinilai sebagai salah satu daerah sangat inovatif di Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagai ganjarannya, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) diundang untuk menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan itu melalui ajang Innovative Government Award (IGA) 2021.

Bacaan Lainnya

Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pangkep, Hj Suryani dan Asisten III Risnawaty Sakkirang, MYL menerima piala dan sertifikat yang diserahkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Litbang Kemendagri, Eko Prasetyanto Purnomo Putro, di Kantor Kemendagri, Senin, 10 Januari 2022.

Usai menerima penghargaan, MYL berharap apa yang diraih ini semakin meningkatkan kinerja jajaran Pemkab Pangkep. Lanjutnya, penghargaan hanyalah bonus. Yang utama menurutnya adalah, jajaran Pemkab Pangkep terus bekerja dan melahirkan inovasi.

Sehingga, ke depan diharapkan prestasi yang diraih dapat ditingkatkan lagi. “Tahun ini kita masuk kategori sangat inovatif. Kita berharap, ke depan bisa naik menjadi terinovatif,”ujarnya.

Asisten III Pemkab Pangkep, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbanda) Pangkep, Risnawati Sakkirang, mengatakan, penghargaan kategori daerah sangat innovatif ini, merupakan penghargaan yang diraih Pangkep dua tahun berturut-turut. “Pangkep terpilih dari 37 kabupaten se-Indonesia dengan kategori sangat innovatif,”katanya.

Kedepan lanjutnya, Pemkab Pangkep menargerkan meraih penghargaan satu tingkat lebih, yaitu ketagori Terinovatif. “Mudah-mudahan, di kemepimpinan bupati MYL kita bisa raih kategori Terinovatif. Karena misi beliu memperluas inovasi. Mudah-mudahan kita bisa mencapai kategori terinovatif,”tambahnya.

IGA ini dilaksanakan setiap tahun oleh Kemendagri dalam memotivasi daerah, dalam menciptakan inovasi. Khususnya dalam pelayanan publik, tana kelola pemerintahan dan inovasi lainnya.(*/ade)