Warning! Cakades Dilarang Jual Prognas di Pilkades

  • Whatsapp
Warning! Cakades Dilarang Jual Prognas di Pilkades
Ketua Panitia Pilkades Serentak Kabupaten Polman, Abdul Malik

POLMAN, PARE POS.CO.ID– Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) mengingatkan kepada para calon kepala desa (Cakades) untuk tidak menjual  Program Nasional (Prognas) sebagai alat media kampanye ke masyarakat. Hal itu ditegaskan, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa yang juga Ketua Panitia Pilkades serentak,  Abdul Malik menyikapi fenomena yang terjadi dilapangan.

Abdul Malik menyampaikan, bagi para Cakades berstatus patahana diingatkan untuk tidak memanfaatkan atau menjadikan program nasional sebagai alat atau media kampanyenya. Dia pun mencontohkan penerimaan bantuan langsung tunai (BLT) yang belum tersalurkan agar tidak dimanfaatkan oleh kandidat. ” Dana BLT ini sudah menjadi program nasional sebab program tersebut merupakan penguatan ekonomi masyarakat ditengah pandemi, jadi sudah semestinya warga mendapatkan haknya untuk menerima BLT sehingga Cakades tidak boleh memanfaatkan hal ini. Kalau sampai ini terjadi maka kami dari pihak DPMD akan melakukan pembinaan sebab kita ini masih mengedepankan pencegahan,”tegasnya, Selasa, 9 November 2021.

Bacaan Lainnya

Selain itu, kepada segenap perangkat desa untuk tidak terlibat politik praktis pada pelaksanaan Pilkades serentak. Dalam waktu dekat ini, DPMD akan melakukan Persuratan ke perangkat desa yang ditembuskan ke pemerintah kecamatan untuk mengingatkan kembali bahwa semua semua perangkat desa tanpa terkecuali tidak boleh terlibat dalam politik praktis. “Perangkat desa dan Panitia Pilkades agar tetap netral dan tidak berafiliasi pada kandidat mana pun. Kami tekankan disini adalah pencegahan, bagaimana demokrasi bisa berjalan tanpa tercederai agar dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas. Dan masyarakat juga harus memahami itu,”ungkap Abdul Malik.

Pilkades serentak akan digelar pada 18 November 2021 dan masa kampanye diberi waktu 3 hari sebelum minggu tenang. ” Masa tenang kita harap sebelum pencoblosan akan berjalan aman dan lancar,” harapnya.(win/ B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *