PKK Remaja Terbentuk, Maksimalkan Penanggulangan Stunting Kota Parepare

  • Whatsapp
PKK Remaja Terbentuk, Maksimalkan Penanggulangan Stunting Kota Parepare
PKK Remaja Bersama Kabid Kesetaraan Gendet Sriyanti Ambar

PAREPARE, PAREPOS.CO.ID — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare bekerjasama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan (TP PKK) Kota Parepare telah membentuk pengurus TP PKK Remaja Kota, yang terbentuk dari remaja dari 22 kelurahan sekota Parepare.

Terbentuk setelah pelaksanaan Bimbingan Teknis Kader TP PKK Remaja, Rabu 24 November 2021. PKK remaja pun dipilih sesuai tingkat prestasi mereka saat melakukan Bimtek. Saat akhir bimtek, terdapat pemilihan peserta terbaik.

Bacaan Lainnya

Adapun Ketua umum TP PKK remaja yang terpilih, ditentukan dari peserta terbaik satu, yakni Sulfitria dari PKK remaja kelurahan Watang Bacukiki.

Kepala Bidang kesetaraan gender, Sriyanti Ambar, yang memimpin kegiatan Bimtek mengatakan, pembentukan PKK remaja sesuai rencana program kerja dari Rakernas PKK, dan Rakerda Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia mengatakan, pelantikan akan dilakukan dengan menunggu waktu dari ketua TP PKK Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan.

Ia pun berharap, hasil dari Bimtek akan di follow up kader dari PKK remaja, utamanya memaksimalkan dalam menanggulangan stunting di Kota Parepare. “Mudah-mudahan setelah keluar dari sini semoga bisa menindaklanjuti hasil Bimtek selama tiga hari, agar bisa segera melaksanakan program kerjanya dan tetap melapor ke masing-masing kecamatan, dan PKK Kota Parepare akan tetap dilakukan pembinaan PKK kota untuk PKK remaja, seperti apa program PKK remaja nantinya,” harapnya.

Saat penutupan Bimtek, kepala DP3A Kota Parepare, Hj Andi Rusia, memyampaikan, PKK remaja bisa berkontribusi langsung dengan masyarakat sekitar, dan bekerjsama dengan  posyandu, puskesmas, untuk memberikan bimbingan kepada ibu-ibu. “Kalau dari rumah ke rumah itu tidak efektif, dan itu jadi kalau ada kegiatan dan terutama kegiatan posyandu bisa turun. Mudah-mudahan bisa mengurangi stunting di kota Parepare,” tandasnya. (ana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *