Pendapat Akhir Fraksi, Pastikan TPP Diakomodir di APBD 2022

  • Whatsapp
Pendapat Akhir Fraksi, Pastikan TPP Diakomodir di APBD 2022
Rapat paripurna DPRD Kota Parepare

PAREPARE, PAREPOS.CO.ID– Tambahan Penghasilan Pegawai ( TPP) dirancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( RAPBD) 2022 Kota Parepare dimasukkan diakomodir bersama dengan lainnya.

Hal itu terungkap pada rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi yang dipimpin Ketua DPRD Hj Andi Nurhatina Tipu SSos dudampimgi Wakil Ketua M Rahmat Sjamsu Alam SH dan dihadiri anggota DPRD lainnya.

Turut hadir Wali Kota Parepare yang diwakili Sekda H Iwan Asaad AP MS, Kepala SKPD dan undangan lainnya. Rapat paripurna berlangsung di Gedung DPRD Kota Parepare, Rabu 24 Nopember 2021.

Dalam pandangan akhir fraksi setelah kurang lebih 15 hari pembahasan sejak diserahkan Walikota. Diawali juru bicara Fraksi Amanat Kebangkitan Rakyat (Fakar), Ir Ibrahim Suanda, Fraksi Golkar H Suleman SE, Fraksi Nasdem Dra H Asmawati Zainuddin, Fraksi Demokrat H Bambang Nasir, Fraksi Persatuan Bintang Demokrasi Namri Nasir dan Gerindra tidak terwakili .

Empat fraksi yang menerima yaitu Fajar, Golkar, Demokrat, FPBD dan fraksi Nasdem menyatakan menolak dengan beberapa catatan dan Fraksi Gerindra dinyatakan tak berpendapat karena tidak ada yang hadir.

H Bambang Nasir SH misalnya sebagai juru bicara Fraksi Demokrat menyampaikan pendapatnya bahwa tahun 2022 akan diakomodir TPP, tambahan anggaran ITBH, tambahan anggaran u ntuk RS Hasri Ainun Habibie, dianggarksnnya Stadion untuk mendukung hombesnya PSM di Kota Parepare dan sebagainya.

“Kami setuju APBD 2022 dengan dianggqrjannya TPP, tambahan anggaran ITBH, tambahan anggaran RS Hasri Ainun Habibie, dan dianggarkannya Stadion untuk persiapan Hombes PSM di Parepare”, kata H Bambang yang juga ketua Fraksi Demokrat.

Fraksi Nasdem dibacakan jubir Dra Hj Asmawati Zainuddin dengan Ketua Ir H Yasser Latief MM antara lain menyampaikan alasan menolak menerima APBD 2022 diantaranya terlalu singkatnya pembahasan hanya kurang lebih 15 hari, tidak diakomodirnya bantuan pemulihan ekonomi dimasa pandemi covid -19, kurangnya diakomodir hasil musrenbang, kurangnya perhatian untuk Pasar Lakessi yang sudah dianggarkan miliaran rupiah dan lain lain.

Namun tetap mengapresiasi dianggarkannya Tambahan Penghasilan Pegawai ( TPP) yang sudah diperjuangkan, walaupun terlambat dibanding daerah lain di Sulsel. ” Partai Nasdem menolak APBD 2022 dengan berbagai alasan, namun demikian mengapresiasi diakomodirnya TPP yang sudah diperjuangkan sudah diakomodir walaupun terlambat dibanding daerah lain di Sulsel,”katanya.

Selain Nasdem, Fraksi Gerindra juga tidak satupun anggotanya yang menghadiri paripurna ini, dan jika demikian dipastikan tidak berpendapat sesuai istilah di DPRD Kota Parepare. (anj/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *