Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Dirasakan Warga Bacukiki

  • Whatsapp
Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Dirasakan Warga Bacukiki
Penyerahan santunan jaminan kematian pegawai syara oleh BPJS Ketenagakerjaan

PAREPARE, PAREPOS.CO.ID — Suksesnya pemerintah mengikutsertakan pengurus masjid, baik itu imam, maupun pegawai syara sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pada program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), sudah banyak dirasakan manfaatnya.

Pasalnya, kedua program tersebut apabila peserta meninggal dunia, maka pemerintah memberi santunan kepada ahli waris.

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga kelurahan Watang Bacukiki, kecamatan Bacukiki, Ibaba yang merupakan ahli waris (anak) dari pegawai syara masjid Baitul Mina, kelurahan Watang Bacukiki, baru saja menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Parepare.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Parepare, Arfiany mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan didampingi Camat Bacukiki, Saharuddin, melakukan penyerahan santunan kematian kepada ahli waris pegawai syara masjid Baitul Mina.

“Beliau terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan mulai bulan Juli 2020 sampai beliau meninggal pada tanggal akhir Agustus 2021,”

Ia menyebut, pihaknya baru melakukan pembayara santunan sebesar Rp 42 juta usai secara administrasi dokumennya sudah lengkap.

Lebih lanjut ia mengatakan, yang menerima santunan itu sesuai urutan ahli waris yaitu istri/suami.

“Kalau misalnya tidak ada, berarti anaknya. Tapi, misalkan statusnya lajang dan yatim piatu, bisa ahli warisnya kakek neneknya, kalau tidak ada jatuh ke saudaranya. Sementara apabila yang meninggal lelaki yang beristrikan lebuh dari satu, tetap salah satunya sebagai ahli waris,” jelas Arfiany.

Sementara, Camat Bacukiki, Saharuddin mengatakan, ahli waris pegawai syara masjid baitul Mina Kelurahan Watang Bacukiki baru saja menerima santunan sebesar Rp 42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan Parepare.

“Alhamdulillah salah satu pegawai syara kami di Kelurahan Bacukiki beberapa bulan lalu meninggal. Baru diserahkan, karena semua dokumen administrasi sudah lengkap/dipenuhi,” ujarnya.

“Tadi diterima anaknya karena istri almarhum di Makassar, makanya tadi penyerahan kepada anaknya dan kita video call istri almarhum,” tambahnya.

Selain itu, apabila yang bersangkutan memiliki istri lebih dari satu, maka penyerahan santunan atau ahli waris sesuai kesepakatan dari para istri dan anak-anak yang bersangkutan.

“Ahli warisnya itu, sesuai kesepakatan istri dan anak anaknya. Semua bertandatangan, dan sepakat untuk dikuasakan kepada siapa. Yang dikuasakan itulah yang akan dimintai nomor rekeningnya. Difasilitasi di Kelurahan, dan Kecamatan, karena pembuatan administrasinya di Kelurahan, lengkap semua KTPnya, dan surat yang ditandatangani istri-istrinya bahwa dikuasakan kepada siapa,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan, semua imam maupun pegawai syara di Kecamatan bacukiki telah terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.

“Semua imam dan pegawai syara sudah masuk dalam santunan BPJS Ketenagakerjaan. Semua sudah terlindungi, ” tandasnya. (nan/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *