IAIN Ingin Spesifik Menjadi Universitas Sains Islam

  • Whatsapp
IAIN Ingin Spesifik Menjadi Universitas Sains Islam

PAREPARE,PAREPOS.CO.ID– IAIN Parepare bekerja sama sengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang mengusung tema” Amandemen Kelima UUD 1945 (Menghitung Peluang Calon Perseorangan) yang berlangsung di ruang auditorium IAIN Parepare, Selasa 6 Nopember 2021.

Hadir dalam FGD tersebut diantaranya Ketua DPD RI H. AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Walikota Parepare yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Parepare Iwan Asaad, Rektor IAIN Parepare yang diwakil Ketua Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr St. Jamilah, Wakil Rektor II Dr H Sudirman, Wakil Rektor III Dr H Muhammad Saleh, Kepala Biro AUAK Hj Musyarafah, Ketua Senat, Para Dekan, Direktur Pasca Sarjana, seluruh dosen dan karyawan serta para mahasiswa IAIN Parepare.

Bacaan Lainnya

Adapun para nara sumber yaitu Tamsil Linrung (Anggota DPD Provinsi Sulawesi Selatan), Dr H Syafaat Anugrah Pradana SH M(Dosen IAIN Parepare), Dirga Achmad SH MH (Dosen IAIN Parepare) dan Azlan Thamrin SH MH (Dosen IAIN Parepare). FGD tersebut dipandu oleh moderator Dr M Ali Rusdi SThI, M.H.I.

Dalam sambutannya, Sitti Jamilah Amin yang mewakili Rektor IAIN Pare-Pare Ahmad Sultra Rustan, mengatakan IAIN akan bertransformasi menjadi UIN, namun IAIN Pare-Pare ingin lebih spesifik. Menurutnya, transformasi yang arahnya menjadi Universitas Sains Islam Indonesia. “Sebab sejauh ini belum ada universitas serupa, sehingga IAIN Pare-Pare akan mengisi posisi tersebut,” kata Sitti.

Ditambahkan oleh Sitti, pihaknya masih dalam tahap menyusun naskah akademik. Ia juga menjelaskan bahwa sudah ada dukungan dari Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, HM Ali Ramdhani.

Dalam testimoninya kata Jamilah, Dirjen berharap transformasi IAIN Pare-Pare akan menjadi poros episentrum peradaban sains dan teknologi yang dibingkai oleh nilai ke-Islaman.

“Artinya ide dan rencana besar itu harus dapat dukungan, support dan motivasi dari berbagai pihak. Terutama kami meminta dukungan dari Ketua DPD RI untuk mewujudkan rencana tersebut,” kata Siti Jamilah.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Parepare dalam sambutannya mengapresiasi transformasi IAIN Parepare menjadi Universitas Sains Islam Indonesia dan berharap dengan adanya FGD ini akan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang lahir dari PTN ini yakni IAIN Parepare yang tentunya bermanfaat bagi bangsa ini.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan dukungannya terhadap transformasi status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pare-pare menjadi Universitas Sains Islam Indonesia.

Bahkan LaNyalla akan berusaha memperjuangkan perubahan status tersebut sampai berhasil. Hal itu dinyatakan LaNyalla saat menerima aspirasi yang disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang APK IAIN Pare-pare Sitti Jamilah Amin dalam FGD tersebut. “Saya tidak hanya memberikan testimoni dukungan, tapi akan action. Akan kami perjuangkan. Dan itu sudah saya buktikan. Jadi aspirasi dari IAIN Pare-pare ini akan kami teruskan,” kata LaNyalla.

LaNyalla didaulat menjadi keynote speaker dalam FGD tersebut. Ia menilai gagasan untuk membuka peluang calon pemimpin dari kalangan non-partai politik adalah konstitusional sehingga hak DPD sebagai wakil daerah yang merupakan perwujudan dari Utusan Daerah dan Utusan Golongan perlu dipulihkan. Hal itu disampaikan LaNyalla saat menjadi keynote speech dalam FGD ‘Amandemen Kelima UUD 1945 (Menghitung Peluang Calon Perseorangan).(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *