Dugaan Pelanggaran DAK di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Rea Timur

  • Whatsapp
Dugaan Pelanggaran DAK di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Rea Timur
Kordinator LSM Amperak Wilayah Sulawesi Barat, Aswan Harianto saat memperlihatkan surat tugasnya

POLMAN,PARE POS.CO.ID– Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Barat bersama Lembaga Pengawas Internal LSM Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan dan Kebenaran (Amperak)  menemukan dugaan pelanggaran pada penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Temuan itu pada pembangunan gedung SMK Pertanian Pembangunan Negeri Rea Timur di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Dugaan pelanggaran saat pemantauan itu pada pembangunan rehabilitasi ruang praktik kejuruan dengan tingkat kerusakan minimal sedang beserta perabotannya.

Kordinator LSM Amperak Wilayah Sulawesi Barat, Aswan Harianto menyampaikan pihaknya diberi mandat oleh Dikbud Provinsi Sulbar saat melakukan pemantauan di SMK Pertanian Pembangunan Rea Timur. “Ada dugaan pelanggaran pada penggunaan besi kecil pada pemasangan rimbal Kuda-kuda, penggunaan besi ini diduga tidak sesuai pada gambar yang menjadi acuan pekerjaan,”jelasnya.

Bacaan Lainnya

Saat melakukan pemantauan, temuan adanya dugaan penggunaan besi kecil yakni besi 8 yang digunakan pada pemasangan rimbal kuda-kuda yang seharusnya besinya harus lebih besar. “Saat kami tegur, kepala tukang malah balik marah. Bahkan mengusir kami, padahal kami punya surat tugas dari Kadis Pendidikan Provinsi Sulbar. Bahkan sempat terjadi insiden kecil antara saya dengan tukang dilokasi pekerjaan,”jelasnya.

Pelaksana kegiatan, Abdul Muis mengatakan apa yang dipasang oleh tukang yang ada dilokasi itu sudah sesuai. Dan kita sudah perhitungkan semuanya, untuk lebih jelas salah atau tidaknya penggunaan besi yang ada disekolah itu. Tentunya, tunggu penjelasan dari pihak pengawas dan konsultan karena konsultan yang hitung semuanya. Terkait insiden tersebut, pihaknya telah menegur pelaksana dan menasehati tukang untuk tidak mengulangi sikapnya terhadap para pemantau kegiatan. Diketahui proyek tersebut dianggarkan Rp 519 juta dari DAK APBD Provinsi Sulbar dengan pelaksana kegiatan CV Jaya Muncul Group. Sekertaris Komite SMK PP Rea Timur, Muh Patman mengaku, selama adanya pembangunan gedung sekolah pihaknya tidak pernah mendapat informasi dari pihak sekolah.(win/B)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *