Dua Mahasiswa Tewas, Satu Warga Dinyatakan Hilang

  • Whatsapp
Dua Mahasiswa Tewas, Satu Warga Dinyatakan Hilang
Kondisi para korban di RS Andi Makkasau

PAREPARE,PAREPOS.CO.ID — Dua mahasiswa tewas dan satu masih dalam pencaharian akibat meluapnya Sungai di Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, dan sungai di Lappa Anging, Kecamatan Bacukiki.

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Parepare, Erik yang terjunlangsung dalam pencarian membenarkan hal itu. Erik menjelaskan di Bilalangnge yakni sekelompok organisasi mahasiswa KSR IAIN Parepare yang menjalankan pendikasaran. Namun terjebak banjir, dan dua orang dinyatakan meninggal dunia dan yang lainnya telah dirujuk ke Puskesmas Lemoe, Puskesmas Lompoe, dan RSUD Andi Makkasau.

Bacaan Lainnya

“Jadi data sementara 27 orang yang kesemuanya mahasiswa IAIN Parepare, terus dipastikan dua orang meninggal dunia teman dari mahasiswa, informasi terakhirnya klop. Tapi besok dikoordinasi kembali apabila koordinatornya sudah membaik,” ungkap Erik.

Lokasi kedua kata dia berada di Lappa Anging. Terdapat tujuh orang warga yang telah di evakuasi. Ia menerangakan, terdapat dua kelompok yang di yang di evakuasi, yakni warga Cappa Galung, satu Warga Kampung Mandar.

Dari beberapa orang di evakuasi, terdapat satu orang anak  atas nama Jibril (15) yang hilang. Pencarian awal pun mereka lakukan  dengan menyusur sungai. Namun kondisi cuaca dan penerangan yang tidak memungkinkan sehingga diberhentikan sementara. “Besok, pagi hari, 29 November 2021, katanya pencarian dilanjutkan.

“Tadi disana ada Basarnas, Polairud,  Tim SAR Brimob, dan masyarakat. Sempat kita telusuri sungai tetapi kondisi tidak memungkinkan karena hujan terus.  Besok rencana titik kumpulnya di bendungan paling jam 7.00 pagi,” terangnya.

Untuk masyarakat yang ingin menghubungi keluaraga mereka, sementara layanannya di call center 112.  Ia pun mengimbau, masyarakat utamanya nelayan dapat lebib berhati-hati lagi, karena cuaca yang buruk, dan tetapa memantau BMKG.

Selanjtnya, ia bersama tim berencana akan mendirikan posko di tempat wisata baru diatas daerah Bacukiki, dengan melakukan kerja sama dengan pemerintah kelurahan, kecamatan setempat, supaya mengantisipasi jangan terjadi seperti ini lagi. (ana/B)