Bersama JKN-KIS, Tenang Melahirkan Buah Hati

  • Whatsapp
Bersama JKN-KIS, Tenang Melahirkan Buah Hati

Bersama JKN-KIS, Tenang Melahirkan Buah Hati

Indrawati (40) adalah salah seorang karyawan swasta yang telah merasakan manfaat dari Program JKN-KIS. Terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), Indrawati mengungkapkan pengalamannya memanfaatkan Program JKN-KIS ketika melahirkan anak pertamanya.

Bacaan Lainnya

“Pada akhir bulan April tahun ini, saya melahirkan anak pertama dengan jalan operasi caesar. Kami bersyukur semua bisa berjalan dengan lancar, anak kami juga lahir dalam keadaan sehat, dan saya pun bisa cepat pulih kembali,” ungkap Indrawati, Senin (25/10).

Indrawati juga menuturkan bahwa selama menjalani operasi dan rawat inap, layanan yang diberikan sangat baik dan penjelasan yang diberikan oleh dokter juga sangat jelas.

“Saya telah merasakan manfaat menjadi peserta JKN-KIS, kami juga bersyukur semuanya berjalan dengan lancar. Dokter kandungan yang menangani juga sangat jelas dalam memberikan penjelasan kepada kami, karena pada saat itu saya menanyakan apakah saya bisa melahirkan secara normal karena ada riwayat penyakit dan faktor umur yang sudah rawan untuk melahirkan secara normal. Dokter memberikan penjelasan yang sangat baik sehingga kami tidak ragu dalam menerima tindakan,” tutur Indrawati

Indrawati juga menuturkan bahwa anaknya yang baru lahir juga langsung didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS, sehingga tidak lagi datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mendaftarkan kepesertaannya.

“Kami sangat dimudahkan akan hal ini. Berhubung seminggu setelah lahiran, suami saya sudah berangkat kerja lagi, jadi tidak ada yang membantu kami jika harus mengurus ke sana kemari,” tutur Indrawati.

Di akhir perbincangan, Indrawati mengungkapkan harapannya agar kedepan, fasilitas kesehatan dapat terus memberikan kemudahan layanan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi paserta JKN-KIS.

“Kami juga berharap BPJS Kesehatan dapat terus memberikan inovasinya untuk kemudahan layanan peserta JKN-KIS,” ujar Indrawati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *