Erna Rasyid Didaulat sebagai Dewan Kehormatan MRC

  • Whatsapp
Erna Rasyid Didaulat sebagai Dewan Kehormatan MRC
Hj Erna Rasyid Taufan Saat Menerima Cindera Mata Dari MRC

PAREPARE, PAREPOS.CO.ID — Merakyat Creative (MRC) merupakan salah satu komunitas di kota Parepare yang berkecimpun melalui kegiatan sosial baru saja merayakan hari jadinya yang keempat tahun dengan tema Pesta Merakyat 3 berjalan dengan cinta, bertempat di Teras Empang, Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat, kota Parrpare, Kamis Malam, 4 November 2021.

Ketua MRC, Deni Tarores mengatakan, ini merupakan event tahunan MRC dengan mengusung tema pesta merakyat. “Hasil dari pesta merakyat ini baik dari penggalangan dana maupun pelelangan akan disalurkan kepada ratusan kaum dhuafa di kota Parepare yang memang membutuhkan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Selain hasil pelelangan, kata Deni, ada juga sedekah dari sponsor dan support yang semua akan dialihkan ke kaum dhuafa.

Sementara untuk Pesta Merakyat ini tidak termasuk dari sponsor. Semua biayanya murni dari anak-anak MRC yang patungan untuk menyelenggarakan kegiatan ini. “Intinya nanti semua ke kaum dhuafa termasuk dua orang yang kami hadirkan tadi, karena ibu tersebut rumahnya tidak layak huni. Dan kedua tadi ada yang butuh kaki palsu. Jadi, nanti kita kumpul dulu berapa hasil dana yang diperoleh, barulah disalurkan,” ujarnya.

Selain itu, itu MRC juga mendaulat Hj Erna Rasyid Taufan menjadi Dewan Kehormatan MRC untuk ke depannya. “Pertimbangannya kita melihat selama ini ibu wali aktif di bidang sosial juga. Jadi kami anak-anak muda yang minim pengalaman butuh orang yang sudah memiliki banyak pengalaman untuk membimbing kami,” tegas Deni.

Sementara, Dewan Kehormatan MRC, Hj Erna Rasyid Taufan mengatakan, kegiatan yang dirancang MRC merupakan milad keempat, salah satunya adalah pesta merakyat. Mereka, kata Erna, membuat acara ini memang betul-betul kreatif, sebab tidak meminta (sponsor) kepada pemerintah maupun perusahaan. “Jadi mereka membuat acara ini dan megundang beberapa orang. Kalaupun ada sponsir yang terpampang di baliho merupakan bentuk spontanitas untuk membantu kegiatan MRC,” ujarnya.

Ia juga menyebut, komunitas MRC ini waktu awal pendiriannya, meminta dirinya sebagai pembinanya. “Jadi kehadiran saya tadi diminta memberi motivasi, sambutan kepada anak-anak muda ini yang memang sangat luar biasa. Bahkan kepada saya tidak ada proposal yang masuk,” ungkapnya.

Erna berharap ke depan yang seperti ini bisa semakin disupport baik secara pribadi ataukah ada perusahaan dan lainnya. “kita harapankan para pemuda memang lebih kreatif lagi. Ada caranya membuat acara dan lebih terhormat seperti ini. Saya salut,” kata Erna.

“Tadi kita melihat dibawa dua sampel bahwa di parepae masih ada yang belum tersentuh, karena pemerintah selama ini jujur insya alalh telah memberikan yang terbaik bagi masyarakat parepare tertuama bagi mereka yang termarjinalkan seperti yang tadi.

Meski begitu, kata dia ada saja masyarakat yang diketahui dan tidak sampai kepada Camat maupun Walikota mengenai masyarakat yang termarjinalkan. “Ada saja yang tercecer. Nah, inilah yang dikerjakan anak-anak muda ini dan mencari lebih ke dalam. Saya pun sering membuat program dan mencari orang yang layak dibantu. Tetapi, beberapa kali saya jalan dan turun di Kecamatan dan Kelurahan, ini belum pernah ketemu yang seperti itu,” ucapnya.

“Pada Intinya semua harus bekerja karena ada orang-orang di sekeliking kita yang tidak bisa dijangkau oleh hanya satu kelompok saja atau pemerintah saja. Tapi kita harus betul-betul sebagai masyarakat yang peduli terhadap lingkungan,” tandasnya. (Nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *