The Power of Kepepet 

  • Whatsapp
The Power of Kepepet 

Setiap ada sesuatu sifatnya kepepet harus kita berpositive thinking karena tidak semua yang kepepet itu negatif. Belajar dari pengumpulan dana untuk pengadaan tanah di samping Masjid Al-Ikhlas kesepakatan pertama dengan pihak penjual pembayarannya diangsur hingga bulan ramadhan tahun depan tiba-tiba si penjual meminta hanya dua bulan.

Oleh: Shodiq Asli Umar

Perasaan mendongkol muncul terkadang emosi “Kok urusan ummat tidak dibantu bahkan dipersulit” bahkan wajah Pak Ali sebagai Ketua Pembangunan Masjid Al-Ikhlas agak sedikit kesal. Saya diamanahkan memimpin rapat memotivasi kepada jamaah semoga ini menjadi dorongan untuk bisa bekerja lebih maksimal. Allah berfirman:

وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ (البقرة: 216)

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Saya menceritakan perjalanan Thariq bin Ziyad membuka Spanyol ( Khutbah Thariq Bin Ziyad ‘inda Fathil Andalus )

اين المفر البحر وراءكم والعدو امامكم لو صبرتم علي الاشق قليلا لاستمتعتم بالارفه الالذ طويلا

“Mana tempat pelarian laut di belakang dan musuh di hadapanmu, kalau kamu sedikit bersabar menghadapi kesusahan ini maka akan kamu menikmati hasil kesabaranmu waktu yang panjang.”

Para jamaah Masjid Al-Ikhlas ba’da magrib melakukan rapat untuk menyamakan persepsi dan melakukan langkah-langkah agar dapat memenuhi keinginan si penjual tanah. Dengan semangat disertai dengan ketulusan perwakilan dari jamaah Masjid Al-Ikhlas dipimpin oleh Pak Ali sebagai ketua rombongan berangkat ke Kabupaten Sidrap untuk menemui para pengusaha dengan harapan meminjamkan modalnya sehingga dapat memenuhi apa yang diinginkan si penjual.

Namun harapan tidak terwujud tetapi semangat tetap membara seiring berjalannya waktu terkadang para pengurus meneteskan air mata terutama pada hari Jum’at orang berbondong-bondong menyumbang mulai ratusan ribu hingga ratusan juta. Hanya 1 setengah bulan dana yang terkumpul Rp. 2.200.000.000 ( Dua Milyar Dua Ratus Juta ) di luar dugaan kami kata Ali Zainuddin Ketua Yayasan Al-Ikhlas yang juga penjual ikan bakar di jalan Abu Bakar Lambogo.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *