Selamat, Muh Taqwa Nahkodai PWI Pangkep, Empat ASN Ikut Memilih di Konferkab

  • Whatsapp
Selamat, Muh Taqwa Nahkodai PWI Pangkep, Empat ASN Ikut Memilih di Konferkab
Pelaksanaan konferkab PWI Kabupaten Pangkep

PANGKEP,PAREPOS.CO.ID— Pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Pangkep, Senin 18 Oktober, telah sukses dilaksanakan. Kegiatan dibuka Asisten Bidang Administrasi Umum, Irdas SH. Dalam kegiatan tersebut terpilih sebagai Ketua PWI Pangkep adalah Muh Taqwa dari Tabloid Teropong Bulusaraung yang tak lain putra dari Ketua Pokja sebelumnya, H Bisman. Dari informasi yang dihimpun Parepos.co.id, konferkab yang dihadiri tiga perwakilan PWI Sulsel diantaranya, Ketua Bidang Organisasi, Manaf Rahman, Ketua Seksi Organisasi, Marno Pawessai dan Ketua Seksi Pendidikan, Ibrahim Manisi.

Pelaksanaan konferkab sempat dilalui dengan putusan ditolaknya salah satu calon yakni, Sukma Paramita dari Media Simpul Rakyat dengan alasan KTP yang dimilikinya berstatus pekerjaan guru (honorer penyuluh bidang agama-red) di Liukang Tupabiring. Sehingga hanya dua figur yang maju yakni, H Muhiddin dan Muh Taqwa dimana keduanya dari Tabloid Teropong Bulusaraung.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Stering Comite, Hamzah Sampo membenarkan terpilihnya Muh Taqwa untuk memimpin PWI Pangkep periode 2021-2024. Dari 10 pemilik suara, hanya 9 yang menggunakan hak pilihnya. “Ada satu pemilik suara datang, cuma tak memilih karena menolak adanya keterlibatan Aparat Sipil Negara (ASN) dalam pemilihan. Dimana menurutnya itu melanggar Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI,”jelas Hamzah.

Terkait protes yang dilayangkan salah satu pemilih, lanjut Hamzah, memang benar karena dari 9 pemilih itu ada 4 pemilih yang notabene adalah ASN aktif. ” Tapi mereka adalah anggota PWI, bahkan pemilik kartu UKW Utama,”jelasnya. Mereka diantaranya, Aco M Paranrangi pegawai Dinas Pendidikan Pangkep, H. Firdaus A. Nur Kepala SMAN 2 Pangkajene, Syamsul Ardi pegawai dilingkup Dinas Pendidikan Pangkep dan H Idham Latief pegawai Diskominfo Kabupaten Pangkep.

Terpisah, Aco Marendeng Paranrangi yang juga Ketua Stering Comite dalam konferkab mengakui, tidak ada dalam PD/PRT yang melarang ASN untuk memilih terlebih sebagai pemilik media. “Tidak ada acuannya yang menjelaskan jika ASN tidak bisa bergabung di PWI,”tegasnya. Terkait keterlibatan ASN dan bergabungnya di organisasi PWI, lanjut Aco, itu belum ada satu pihak pun mampu menjelaskan apa benar melanggar PD/PRT.

Pasalnya, yang menyeleksi pemegang hak suara dan yang berhak menentukan lolos tidaknya calon yang menjadi Ketua PWI adalah pengurus PWI Provinsi Sulawesi Selatan. “Artinya pengurus PWI Provinsi sendiri tidak paham PD/PRT PWI.  Dan saya sudah baca PD/PRT dan anggaran dasar tidak ada yang melarang ASN. Namun,  di kode prilaku memang ada larangan tersebut,”tegasnya.(*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *