Perketat Protokol Kesehatan di Cabor Sepak Bola

  • Whatsapp
Perketat Protokol Kesehatan di Cabor Sepak Bola
Kasatgas Penanganan COVID-19, Ganip Warsito

PAPUA,PAREPOS.CO.ID— Ketua Satuan Tugas Penanganan (Kasatgas) Penanganan COVID-19, Ganip Warsito, memerintahkan untuk melakukan pengetatan disiplin protokol kesehatan (prokes) pada cabang olahraga sepak bola putra di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Berdasarkan peninjauan pada Kamis, 30 September, terlihat banyak masyarakat yang datang untuk menonton sepak bola putra dan berpotensi lebih banyak lagi, jika mengingat tim tuan rumah akan bermain.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangan resmi yang diterima Parepos.co.id, Sabtu 2 Oktober, Kepala BNPB Ganip Warsito, berpesan pada pihak penyelenggara untuk melakukan pengetatan disiplin protokol kesehatan pada gelaran sepak bola putra yang digelar di Stadion Mandala, Jayapura.

Kapasitas yang dimiliki Stadion Mandala sendiri dapat menampung sekitar 20.000 penonton. Jika menilik dari jumlah yang diatur dalam masa pandemi yakni sekitar 25 persen dari kapasitas stadion.

Merespon hal ini, BNPB melalui Subsatgas Prokes Kota Jayapura segera mengerahkan tambahan personil relawan prokes untuk membagikan masker dan berupaya mengatur penonton agar tidak menimbulkan kerumunan.

Sebanyak 16.000 masker dibagikan hari ini untuk para penonton yang akan mendukung tim tuan rumah bertanding.

Pihak panitia penyelenggara juga sudah memberikan jarak antar bangku penonton agar tetap menjaga jarak saat menikmati pertandingan.

Disela jelang istirahat turun minum juga diingatkan kembali melalui pengeras suara untuk selalu memakai masker, cuci tangan, jaga jarak serta menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Diharapkan konsistensi terkait penerapan prokes dalam penyelenggaraan setiap perlombaan di seluruh cabang olahraga dapat dijaga dan ditingkatkan. Hal ini semata-mata untuk mensukseskan PON XX di Papua dengan aman dan terhindar dari penyebaran COVID-19.(*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *