Malam Ini, Presiden Jokowi Buka PON Papua

  • Whatsapp
Malam Ini, Presiden Jokowi Buka PON Papua

PAPUA, PAREPOS.CO.ID— Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka secara resmi PON 2021 Papua di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Sabtu, 2 Oktober 2021, sekitar pukul 19.35 WIT. Acara pembukaan ini akan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, pejabat tinggi negara, sejumlah gubernur, dan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

Siang ini, agenda Presiden akan meresmikan tujuh venue PON Papua bertaraf internasional. Ketujuh fasilitas olahraga tersebut terdiri dari Arena Akuatik dan Istora Papua Bangkit yang berada di Lukas Enembe Sport Complex, Distrik Sentani Timur. Lalu venue Cricket dan Lapangan Hoki (Indoor dan Outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.

Bacaan Lainnya

Kemudian arena dayung di Teluk Youtefa, Kota Jayapura. Selanjutnya arena sepatu roda Bumi Perkemahan Waena, Kota Jayapura dan panahan di Lukas Enembe Sport Complex. PON Papua akan berlangsung hingga 15 Oktober mendatang. Dan acara pembukaan oleh Presiden RI, Joko Widodo di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Sebanyak 6.442 atlet dari 34 provinsi berlaga di 37 cabang olahraga dengan 679 nomor pertandingan. Sejumlah rekor nasional berhasil diciptakan. Mereka bertanding di 49 venue yang terdapat pada empat klaster penyelenggaraan, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

DKI Masih Perkasa di Pucuk Klasemen Sementara

Atlet-atlet dari kontingen ibu kota, DKI Jakarta seperti tak terbendung meraih keping demi keping medali dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua. Hasilnya mulai tampak ketika DKI makin kukuh di puncak klasemen perolehan medali.

Hingga Sabtu,  pukul 07.00 WIT, DKI bertengger di posisi teratas dengan raihan total 62 medali. Dengan rincian, 28 emas, 14 perak, dan 20 perunggu. Salah satu tambahan emas DKI dihasilkan dari arena sepatu roda nomor bergengsi, maraton putri.

Naura Rahmadija Hartanti  berhasil menyentuh garis akhir paling depan dalam laga yang digelar di Bumi Perkemahan Waena, Jembatan Merah, Kota Jayapura, kemarin.

Atlet berusia 15 tahun ini mencatat waktu tercepat 1 jam 19 menit 13,01 detik setelah menempuh jarak melelahkan sejauh 42.000 meter. Ini adalah emas keempat yang disumbangkan Naura bagi kontingen DKI dalam laga perdananya di ajang pesta olahraga multicabang empat tahunan nasional terbesar.

Di urutan kedua, kontingen tuan rumah membayangi DKI. Atlet-atlet Bumi Cenderawasih sukses memborong 17 emas, 5 perak, 13 perunggu. Sumbangan emas Papua dalam laga dihasilkan dari cabang dayung.

Stevani Maysche Ibo merebut emas di final nomor kano K-1 200 meter putri di Arena Dayung Teluk Youtefa, Kota Jayapura. Di arena yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo ini. Stevani mencatat waktu terbaik 42,486 detik. Ini menjadi emas kedua atlet dayung nasional tersebut yang ia setorkan bagi Papua. Sebelumnya ia sudah finish terdepan pada nomor kano K-1 500 meter.

Sementara itu dua kontingen asal Pulau Jawa, Jawa Barat dan Jawa Tengah saling bersaing di empat besar klasemen medali sementara. Kedua provinsi hanya selisih pada torehan perunggu. Jawa Barat juara bertahan PON 2016, bertengger di posisi ketiga dengan 11 emas, 25 perak, 25 perunggu. Kemudian Jawa Tengah membuntuti dengan torehan 11 emas, 25 perak, dan 8 perunggu.(*/ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *