Launching Batik Khas Parepare, Impian Erna Rasyid Taufan Terwujud

  • Whatsapp
Launching Batik Khas Parepare, Impian Erna Rasyid Taufan Terwujud
Hj.Erna Rasyid Taufan Saat Memberi Sambutan Pada Acara Launching Batik Khas Parepare

PAREPARE, PAREPOS.CO.ID — Kearifan lokal Khas Kota Parepare kini mulai bertambah, dengan adanya batik khas Kota Parepare.

Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Xl Dim 1405 / Parepare, Dewan Kerajinan Nasional (Deskranasda) Kota Parepare, dan Frida Aulia Indonesia melaunching batik khas kota Parepare bercorak kerang-kerang, patung Cinta Ainun Habibie, dan huruf lontara bertuliskan Parepare, di Balai Ainun Habibie, Selasa, 19 Oktober 2021.

Bacaan Lainnya

Launching batik khas Parepare tersebut, disemarakkan dengan fashion show dan menampilkan batik yang telah di rancang oleh ketiga desainer tersebut.

Ketua Dekranasda Parepare, Hj. Erna Rasyid Taufan merasa terharu batik yang telah diimpikan sejak periode pertama kini terwujud, dengan berdiskusi bersama Ketua Persit, rancangan tersebut dapat terwujud.

Ia mengatakan setelah pandemi, yang telah melanda sehingga membuat aktivitas masyarakat dan ekonomi lumpuh total, masyarakat dapat kembali bangkit dan merajut karya. “Kita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan UKM untuk lebih berkarya. Dan kedepannya kita berharap setiap SKPD dapat bekerjasama dengan Deskranasda,” ungkapnya.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab XL Dim 1405, Noor Kholifah mengatakan, batik Parepare memiliki ciri khas sendiri yang tidak dimiliki daerah lain. Yakni dengan membuat desain monumen cinta Ainun Habibie, yang notabenenya merupakan tempat kelahiran Presiden ke III Indonesia, B.J Habibie.

Untuk sistem pemasaran kata dia, akan melalui satu pintu saja. Yakni Deskranasda Kota Parepare, agar tidak diambil dari daerah lain. “Awal dari mendesain batik Parepare ini adalah bentuk kecintaan saya pada Monumen cinta Habibie Ainun, sehingga batik Parepare ini terwujud. Kebetulan Bapak wali kota Parepare H.M Taufan Pawe sangat mendukung akan program kerja dari Dekranasda, yakni produksi batik bertemakan Parepare” jelasnya.(ana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *