Jemput Bola, Puskesmas Liukang Tangaya Kebut ‘Vaksinasi Berlayar’ ke Masyarakat Pulau

  • Whatsapp
Jemput Bola, Puskesmas Liukang Tangaya Kebut 'Vaksinasi Berlayar' ke Masyarakat Pulau
Pelayanan vaksinasi Covid-19 di wilayah kepulauan terluar

PANGKEP, PAREPOS.CO.ID– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dengan empat wilayah kecamatan kepulauan terus berupaya agar mampu melayani keinginan warga untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Meskipun, dari jarak dan resiko mencapai target, harus bergelut dengan derasnya ombak, utamanya warga yang terletak di wilayah pulau terluar Pangkep.

Salah satunya, Pemerintah dan Puskesmas di Kecamatan Liukang Tangaya yang terus kebut dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Berbagai upaya terus dilakukan, agar vaksinasi berjalan lancar dan mencapai target sasaran. Kepala Puskesmas Liukang Tangaya, Hj. Surianti Sattuang mengatakan, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan sasaran vaksinasi di wilayahnya dengan cara jemput bola.

Bacaan Lainnya

Dengan melibatkan lintas sektor, telah melahirkan inovasi yang disebut vaksinasi berlayar. “Jadi kami turun ke pulau-pulau dengan berlayar antar pulau di wilayah puskesmas untuk memberikan vaksinasi kepada masyarakat. Alhamdulillah, walau dengan derasnya ombak dan jarak tempuh antar pulau yang cukup jauh. Namun, capaian kami meningkat. Semoga bisa mencapai target 80 persen diakhir Desember 2021,”ujarnya, usai mengikuti lokakarya mini lintas sektor di Puskesmas Liukang Tangaya, Sabtu, 30 Oktober 2021.

Selain kebut vaksinasi, Pusksemas Liukang Tangaya juga melahirkan inovasi menurunkan angka stunting. Dalam upaya penanganan stunting, beberapa inovasi dilakukan bersama lintas sektor. “Jadi, kami bersama-sama bersinergi untuk menurunkan angka stunting dan berbagai elemen masyarakat juga,” tambahnya. Saat disinggung terkait, Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan. Hj Surianti Sattuang tetap memfokuskannya pula dengan sosialisasi secara intens ke warga agar tetap menjaga kebersihan di lingkungannya. “Yakin, Puskesmas Tangaya bisa mencapai target yang diberikan. Karena katanya, tahun 2019 baru Desa Sabaru yang ODF. Dan desa lainnya juga terus berinovasi untuk dapat mencapai hal itu,”jelasnya. “Walaupun kami jauh dari wilayah perkotaan, namun semangat kami sebagai petugas kesehatan untuk membangun Pangkep Hebat, Pangkep Sehat itu selalu bersinergi dengan lintas sektor,”kuncinya.

Camat Liukang Tangaya, Adil M Alwi menambahkan, agar pelayanan-pelayanan dasar, khususnya kesehatan kepada masyarakat terus kita tingkatkan dengan dukungan masyarakat dan semua stakeholder terkait. “Alhamdulillah, pelayanan kesehatan di semua desa dan kelurahan sudah baik. Namun, kita akan terus berupaya untuk meningkatkannya lebih baik lagi,”tutupnya. Kecamatan Liukang Tangaya merupakan wilayah Kabupaten Pangkep yang berbatasan dengan Pulau Kalimantan, Nusa Tengara Barat dan Bali, dengan satu wilayah kelurahan dan delapan jumlah desa.(ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *