Bawakan Hikmah Maulid, Erna Rasyid Taufan : Takutlah Hanya Kepada Allah

  • Whatsapp
Bawakan Hikmah Maulid, Erna Rasyid Taufan : Takutlah Hanya Kepada Allah
Ketua BKMT Parepare, Hj.Erna Rasyid Taufan Saat Membawakan Hikmah Maulid Di Masjid Al Fatihah, Sumpang Minangae

PAREPARE,PAREPOS.CO.ID — Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Parepare Hj. Erna Rasyid Taufan diundang untuk membawakan Hikmah Maulid di Masjid Al-Fatihah yang digagas oleh mantan Kapolda Sulsel, Irjen. Pol Mas Guntur Laupe, di wilayah Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat Sabtu, 23 Oktober 2021.

Turut hadir pada acara maulid tersebut, Wakil Walikota Parepare, H. Pangerang Rahim, Camat Bacukiki Barat Fitriany, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bacukiki Barat, Amir Said.

Bacaan Lainnya

Peringatan maulid kali ini berlangsung penuh khidmat dengan mengusung tema Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam memperkokoh tali silaturahmi di Tengah Pandemi.

Dalam menyampaikan Dakwah, Hj. Erna Rasyid Taufan sesekali membuat para ibu dan anak-anak tertawa saat menyimak dirinya. Tidak lupa dia mengingatkan kepada anak-anak di masa pandemi harus menjaga kebersihan, dengan mencuci tangan dan memakai masker pada setiap kegiatan.

Anak-anak pun yang tidak memakai masker di bagikan masker. Hj. Erna pun dalam dakwahnya menyampaikan, apakah harus takut dengan korona atau Allah. Bagi yang menjawab Allah, atau Korona masing-masing perwakilan diberi kesempatan untuk naik kedepan.

Dirinya pun melantunkan ayat Alqur’an Q.S Ali Imran ayat 145. “Dan setiap yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Jadi bukan karena Korona, bukan karena sakit, bukan karena sudah tua. Tidak ada dalam Alquran. Tetapi waktunya, kitaaban Muajjalah. Nah korona ini Allah kirim hanya untuk menguji kita. Apakah kita takut sama korona atau sama Allah. Jadi kita pakai  masker karena takut sama Allah,” ungkapnya di hadapan jemaah maulid.

Pada penghujung acara maulid dengan penuh semangat, jemaah maulid baik anak-anak maupun ibu-ibu terlihat berebutan telur untuk dibawa pulang. (ana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *