Stadion Gelora Bj Habibie, Home Base Baru PSM Makassar

  • Whatsapp
Stadion Gelora Bj Habibie, Home Base Baru PSM Makassar

Parepos.co.id, Parepare – CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin turun langsung mengecek kondisi Stadion Gelora Bj Habibie, Rabu 8 September 2021, untuk dijadikan Home pada liga 1 pada 2022 mendatang.

Ia menilai, lapangan yang berkapasitas 2.000 Penonton tersebut sudah memenuhi, dengan persentase diatas 80%.  Namun terdapat beberapa hal yang harus diperbaharui, seperti syarat persiapan lampu untuk main malam, rumput yang harus berstandar.

Bacaan Lainnya

Peninjauan tersebut ditemani Direktur infrasutruktur PSM, Yahya untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah kota Parepare.

“Alhamdulillah sudah sangat direspon, di support, dan pak wali berkomitmen untuk memberikan anggran, dan alhamdulillah segala kekurangan menjadikan stadion sebagai standar penyelenggaraan liga,” tuturnya.

Kata dia, apabila di tahun 2022 kompetisi sudah berjalan, dan keluar dari pandemi Covid.19  maka telah bisa memakai gelora Bj Habibie. Sehingga kata dia, kunjungannya kali ini bersama walikota Parepare agar dapat memperbaiki stadion tersebut. Karena kata dia PSM tidak akan pindah lagi. Karena saat ini  seluruh pemain PSM bermain di Jabodetabek.

“Hingga tahun depan kita bisa home away kita bawa kesini bersama pak wali dan seluruh pecinta sepak bola di Parepare dan sekitarnya bisa menyaksikan laga PSM di sini,” terangnya.

Walikota Parepare, Dr Taufan Pawe menerangkan dengan adanya peninjauan tersebut pemerintah kota Parepare mendapatkan masukan tentang pembenahan stadion gelora Bj Habibie. Karena, pada dasarnya Pemkot ingin bersinergi agar optimalisasi fasilitas lapangan dapat dipersembahkan kepada PSM.

Ia menuturkan, dari tahun ke tahun akan menganggarkan secara bertahap, namun belum mendapatkan standar lapangan yang ideal. Adanya kunjungan CEO PSM bersama tim yang hadir, dan telah melaksanakan rapat serta meninjau langsung dan mendapatkan daftar menu yang harus dibenahi.

“Saya yakin sekali in syaa Allah, dengan semangat kesepak bolaan saya, lapangan sebagai bukti sejarah, dan bisa dikatakan sebelum pandemi selalu ada event disini,” jelasnya. (ana).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *