BIN Sasar 7.000 Pelajar dan Santri di Bumi Lasinrang

  • Whatsapp
BIN Sasar 7.000 Pelajar dan Santri di Bumi Lasinrang
Pelaksanaan vaksinasi massal oleh BIN yang diperuntukan bagi pelajar dan santri di Kabupaten Pinrang

PAREPOS.CO.ID, PINRANG— Sebanyak 11 ribu dosis vaksin yang diperuntukan bagi pelajar dan santri serta masyarakat umum disiapkan oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Pelaksanaan vaksinasi terhadap para pelajar dan santri serta masyarakat itu dilaksanakan, Kamis 23 September, yang disaksikan langsung Presiden RI, Ir H Joko Widodo secara virtual. Vaksinasi tersebut dilaksanakan, di SMK Negeri 2 Pinrang dan Pondok Pesantren Baramuli.

Vaksinasi massal yang menyasar pelajar dan santri itu, BIN bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang. Setidaknya sekitar 7.000 vaksin khusus pelajar dan 4000 vaksin untuk umum disiapkan. Bahkan, sebelumnya BIN juga telah melakukan vaksinasi terhadap 3.500 pelajar di Kabupaten Pinrang.

Bacaan Lainnya

Kepala BIN Sulsel, Brigjen TNI Dwi Surjadmodjo mengatakan, vaksinasi tersebut untuk membentuk kekebalan kelompok (Herd Immunity) sebagai upaya penanggulangan penyebaran Covid-19. “Khusus di Pinrang ada 11 ribu vaksin. Dimana 7.000 untuk pelajar termasuk santri dan 4000 untuk masyarakat umum yang tersebar di beberapa titik,” kata Dwi Surjadmodjo.

Dwi Surjadmodjo menambahkan, pelaksanaan vaksinasi tersebut akan terus dilakukan hingga Desember 2021. Hal itu dilakukan sebagai upaya mendukung percepatan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah. “Vaksinasi ini akan terus kita lakukan secara berkesinambungan hingga Desember mendatang,”jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi mengapresiasi dukungan BIN yang turut membantu mencapai target vaksinasi. “Jika melihat data, maka kecepatan vaksinasi kita terus meningkat. Terlebih ditambah dengan program vaksinasi yang dilakukan BIN,” ungkapnya

Dyah pun kembali mengimbau masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 7M yakni Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, menghindari makan bersama, menghindari foto bersama tanpa menggunakan masker.(mnr/ade)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *