Warning Pedagang Nakal, Kepolisian dan Disperindagkop Lidik Pemicu Kenaikan Tabung Melon 3 Kg di Polman

  • Whatsapp
Warning Pedagang Nakal, Kepolisian dan Disperindagkop Lidik Pemicu Kenaikan Tabung Melon 3 Kg di Polman

PARE POS.CO.ID,POLMAN– Kenaikan harga tabung melon gas LPG 3 kg ditengah masa pandemi disejumlah wilayah di Kabupaten Polman. Kini disikapi pihak kepolisian bersama Disperindagkop dengan turun langsung melakukan penyelidikan dan pemantauan ditengah masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Polman, Iptu Agung Seto Negoro SIK mengatakan, adanya aduan dan laporan masyarakat terkait gejolak harga tukar tabung gas LPG 3 kg yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) ditindaklanjuti. ” Kepolisian berkordinasi dengan Disperindagkop Polman dan SPBE untuk turun bersama melakukan penyidikan dan pemantauan dimana pemicu mahalnya tabung melon yang sudah membuat resah warga ditengah pandemi Covid-19,”ujarnya.

Kepolisian tidak boleh langsung mengambil langkah sebelum melakukan kordinasi dengan instansi terkait yang membidangi soalnya mereka juga punya tim internal untuk menyelesaikan masalah ini dan mereka juga punya penyidik ASN. “Jika nanti ada unsur pidananya baru kita boleh masuki, namun terkait gejolak harga Tabung yang melonjak tinggi kami akan kordinasi ke Disperindagkop untuk turun bersama,”jelas Kasat Reskrim Polres Polman Iptu Agung Seto Negoro, Rabu, 25 Agustus 2021.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) ,Andi Chandra Sigit menyambut baik upaya kepolisian untuk turun memantau dan menyelidiki lonjakan harga tabung gas elpiji 3 kg. Kondisi ini memang meresahkan, apa lagi dimasa pandemi Covid-19. Betapa tidak, lanjut Chandra, dari harga Rp 25 ribu pertabung naik menjadi Rp 27-30ribu dan ini sangat jauh dari HET. “Pemerintah sebetulnya sudah sering kordinasi terkait ini, sehingga kita juga meminta kepada pihak kepolisian untuk kita turun bersama mencari tau apa masalahnya sehingga harga tabung gas bisa semahal itu. Dan jika ditemukan untuk tindak pidananya ada di kepolisian yang bisa langsung ditindaklanjuti. Maka para pedagang nakal perlu hati-hati” tegasnya.(win/B)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *