Tinjau Banjir di Riso, Ketua DPRD Polman Terjunkan Alat Berat

  • Whatsapp
Tinjau Banjir di Riso, Ketua DPRD Polman Terjunkan Alat Berat

PARE POS.CO.ID,POLMAN — Ketua DPRD Polman dan Wakil Ketua 1 DPRD Polman meninjau lokasi banjir yang terjadi di Desa Riso, Kecamatan Tapango. Kunjungannya ke Dusun 2 Riso, Ketua DPRD Polman didampingi oleh Wakil Ketua I , Wakil Komisi IV dan Anggota kKmisi 1 serta Camat Tapango dan Kapolsek Tapango serta Babinsa Desa Riso.

Ketua DPRD Polman, Jupri Mahmud usai meninjau lokasi banjir mengatakan, kunjungan kita ini untuk melihat seperti apa musibah banjir yang melanda desa Riso. Selain itu kita juga mau tahu seperti apa penanganan yang harus dilakukan untuk mengatasi banjir itu, hasilnya pun untuk mengantisipasi agar air sungai tidak melebar ke pemukiman warga lagi. ” Kami minta dinas PU Kabupaten untuk segera menurunkan alat beratnya untuk mengeruk sungai dan menimbun yang telah terkikis. Kami datang melihat musibah banjir ini untuk bagaimana bisa membantu mengatasi masalah sungai tersebut agar tidak terjadi hal yang sama lagi. Untuk itu ketika alat berat sudah turun kita mau segera mengeruk sungai tersebut dan membiarkan alirannya menjadi satu sebab kalau tidak dikasi begitu aliran sungai itu akan melebar ke pemukiman warga. Bukan cuma itu kita juga mau kalau penanganan yang terdampak Banjir ini segera tertangani dilokasi,”ujar Jupri Mahmud, Jumat, 27 Agustus 2021.

Sementara itu, Kepala Desa Riso, Andi Bangsawan mengungkapkan bahwa peristiwa banjir ini terjadi tadi malam sekitar pukul 22.00 WITA di Dusun 5 Tondo Baka yang mengakibatkan dua rumah hanyut dan dua rumah rusak parah akibat terjangan banjir. Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa namun kerugian meteril cukup besar barang barang korban tidak ada yang bisa diselamatkan semua hanyut terbawa arus.

Bukan cuma itu warga yang terdampak lainnya yang berada di Dusun 2 Riso itu dan Dusun 4 Rakasang memilih meninggalkan lokasi perumahannya yang tak jauh dari bibir sungai karena takut banjir susulan. “Warga yang terdampak banjir ini yang berada di bantaran sungai dari 3 Dusun kurang lebih 21 Kepala Keluarga (KK) memilih meninggalkan rumah dan mengungsi kerumah keluarga nya karna takut adanya Banjir susulan. Untuk itu mereka berharap ada solusi untuk penanganan banjir untuk mengantisipasi agar sungai tersebut tidak meluap lagi selain itu, juga berharap ada bantuan logistik dari pemerintah kabupaten untuk membantu baik korban banjir maupun warga yang tengah mengungsi ,”ungkap Kepala Desa Riso Andi Bangsawan.

Banjir yang terjadi di Desa Riso tersebut langsung mendapat respons dari pemkab. Bupati Polman bersama rombongan lebih awal datang meninjau lokasi tersebut, ada juga karang taruna, PMI Kabupaten dan Tim Tagana dari Dinsos Kabupaten yang disiagakan.(win/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *