Program CSR, Tonasa Peduli Bagikan Life Jacket dan Mimbar Masjid

  • Whatsapp
Program CSR, Tonasa Peduli Bagikan Life Jacket dan Mimbar Masjid

PAREPOS.CO.ID,PANGKEP– PT Semen Tonasa dalam melaksanakan program tanggungjawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Secara berkesinambungan menyasar berbagai lapisan masyarakat, tidak terkecuali kepedulian perusahaan dalam hal keselamatan jiwa bagi pengguna jasa transportasi laut.

PT Semen Tonasa dengan Program Tonasa Bersahaja melakukan aksi peduli bagi pengguna kapal tradisonal yang menyebrang ke pulau-pulau kecil di perairan Makassar. Penyerahan life jacket tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan para penumpang yang menggunakan kapal tradisional dalam menyebrangan menuju pulau-pulau kecil.

Bacaan Lainnya

Bertempat di kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Jumat, 6 Agustus lalu, Kanit CSR PT Semen Tonasa, Harun Diming menyerahkan secara simbolis 45 life jacket atau baju pelampung yang diterima langsung oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Ahmad Wahid. Bantuan itu untuk selanjutnya akan dibagikan ke pemilik kapal tradisional di pulau-pulau yang berada diperairan makassar dan sekitarnya.

Sehari sebelumnya, perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Pangkep juga memberikan bantuan mimbar Masjid kepada 2 Masjid yang berada di Desa Bulu Tellue, yakni 1 unit mimbar di Masjid An-Nur, Kampung Janna Labbu dan 1 unit mimbar di Masjid Raodhatul Muttaqin, Kampung Bu’nea, Kabupaten Pangkep.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Mufti Arimurti mengungkapkan, bantuan ini adalah rangkaian pelaksanaan salah satu program pilar Tonasa Bersaudara, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada para masyarakat.

Ari sapaanya mengungkapkan bahwa, “keberadaan perusahaan dalam masyarakat tidak hanya sebagai mitra strategis stakeholder akan tetapi sebagai bagian dari stakeholder dalam membangun nilai-nilai berkelanjutan dari berbagi sektor, ungkapnya.

“Penyerahan bantuan life jacket tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan jiwa dan raga para penumpang dan pengemudi kapal motor tradisional, untuk itu kiranya agar bantuan ini benar-benar digunakan pada saat melaut karena adalah hal yang paling utama,”ungkapnya.

Sementara untuk bantuan mimbar Masjid, lanjut Ari, Masjid adalah sarana ibadah kepada Allah, sehingga selayaknya sarana dan fasilitas yang memadai menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan aktivitas dakwah dalam membangun nilai-nilai dan pondasi yang luhur dalam meningkatkan ibadah. (ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *