Pemkab Pangkep Susun Regulasi Penanganan Stunting

  • Whatsapp
Pemkab Pangkep Susun Regulasi Penanganan Stunting

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkep terus melakukan upaya guna menurunkan angka stunting. Pasalnya, pembangunan sumber daya manusia menjadi investasi utama untuk mewujudkan bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi. Dimana status gizi dan kesehatan termasuk indikator sumber daya manusia unggul di suatu negara, karena itu pemenuhan gizi untuk menciptakan generasi yang sehat di masa depan sangat diperlukan.

Dalam upaya tersebut, Pemkab Pangkep membuat regulasi yang akan menjadi acuan dalam penanganan stunting. Penyusunan regulasi penanganan stunting yang diprakarsai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) akan mereviu dan merevisi regulasi stunting yang dibuka oleh Bupati Pangkep, HM Yusran Lalogau.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Bupati meminta semua pihak khususnya pemerintahan kecamatan dapat melengkapi data-data permasalahan stunting guna pengoptimalisasian kembali penanganan stunting. Semua komponen dapat membangun kapasitas dan komitmen pemerintah daerah dalam merencanakan,mengimplementasi,memantau, dan mengevaluasi intervensi yang terpusat guna mengurangi angka stunting atau gagal tumbuh anak. Hal ini menjadi penting, sebab pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah satu komitmen pencapaian pemerintah dalam tujuan pembangunan berkelanjutan SDG’s 2030.

Senada diungkapkan, Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Hj Herlina mengatakan, Penyusunan regulasi penanganan stunting melibatkan organisasi perangkat daerah(OPD), Camat dan Kepala Puskemas yang menjadi lokus penanganan stunting. “Kita berharap, hari ini kita bisa menyelasaikan regulasi yang disusun terkait stunting. Dan itu, akan menjadi acuan kita bersama dalam penanganan stunting,”singkatnya, Senin, 30 Agustus 2021.(ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *