Kuburan Covid-19 di Bilalangnge Amblas

  • Whatsapp
Kuburan Covid-19 di Bilalangnge Amblas

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Lagi-lagi pekuburan Covid-19 di Bilalangnge Kecamatan Bacukiki Kota Parepare menjadi sorotan. Setelah ramai diberitakan adanya pencurian jenazah, pekuburan ini kembali disoal terkait amblasnya tanah.

Menurut Lurah Lemoe, Nurhaya mengatakan, sedikitnya sebanyak 10 kuburan di sana amblas. Amblasnya kuburan diduga disebabkan oleh labilnya tanah. “Iya benar pak ada sekira 10 kuburan yang amblas. Itu karena kondisi tanah yang labil disaat curah hujan tinggi pada Sabtu lalu,” katanya.

Nurhaya mengatakan, selain curah hujan yang tinggi, material tanah kuburan yang berpasir dan berada pada permukaan tanah miring yang menyebabkan kondisi tanah mudah longsor atau amblas. Sehingga banyak dari keluarga mereka (almarhum) datang untuk memperbaikinya. “Kemarin (Ahad-red) banyak dari keluarga yang datang untuk membentengi kuburan yang amblas menggunakan batu. Termasuk kuburan almarhum Bapak Haryanto (mantan Asisten 3) juga amblas,” jelasnya.

Kejadian ini kata Nurhaya sudah disampaikan kepada tim gugus Covid-19 kota Parepare, namun belum ada langkah solutif yang diputuskan terkait amblasnya tanah pekuburan Covid-19. “Kami sudah sampaikan ke pihak gugus tugas, namun belum ada keputusan,” paparnya.

Sementara itu, beredar video warga yang sedang mendatangi pekuburan Covid-19 yang amblas di Bilalangnge. Pada video yang diunggah akun info seputar Parepapare, terlihat beberapa nisan kuburan yang tenggelam akibat amblasnya tanah. Warga juga mengaku sedih, miris dan kecewa dan meminta pemerintah untuk memberikan perhatian atas kejadian tersebut.(wal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *