DPRD Parepare, Enam Fraksi Setuju Ranperda Retribusi Jasa Usaha

  • Whatsapp
DPRD Parepare, Enam Fraksi Setuju Ranperda Retribusi Jasa Usaha

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar rapat paripurna pandangan tentang Rancanagan Perubahan Peraturan Daerah ( Ranperda) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha (RJU). Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Parepare, H Tasming Hamid, di ruang Rapat Paripurna, Selasa, 3 Agustus 2021.

Ranperda RJU tersebut disetujui enam fraksi untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Fraksi itu diantaranya, Golkar, Nasdem, Gerindra, Demokrat, Persatuan Bintang Demokrasi (PBD), dan fraksi Fakar. Rapat paripurna dihadiri Wakil Walikota Parepare, H Pangerang Rahim, sejumlah pimpinan SKPD, dan Anggota DPRD.

Bacaan Lainnya

Fraksi Nasdem, Suyuti dalam  penyapaiannya mengaku setuju pada perubahan tersebut untuk dijadikan Perda tahun 2021. Namun, fraksinya tetap memberi saran. Perda tersebut berlaku ketika pandemi Covid-19 sudah melandai, dan menunggu kondisi perekonomian lebih baik dan stabil. “Peraturan Daerah ini sebaiknya dipending untuk sementara waktu, dan selanjutnya menunggu perekonomian masyarakat menjadi lebih baik dan stabil, ditandai dengan meningkatnya pendapatan masyarakat, dan daya beli masyarakat,”katanya.

Sambungnya, khusus penggunaan gedung, sanggar, yang diperuntukan untuk kegiatan keagamaan dan hajatan, termasuk resepsi, nilai retribusi atau pungutan biaya sebagaimana tertera didalam Perda RJU 2021 yang belum diberlakukan. “Penerapan Perda ini nantinya diharapkan, tidak mematikan kreatifitas masyarakat khususnya bagi masyarakat yang menggunakan area publik, yang kegiatannya tidak bersifat komersial,” sebutnya.

Usai kegiatan, Walikota Parepare, H Pangerang Rahim mengatakan, apa yang menjadi tanggapan daritiap fraksi menjadj masukan bagi pemerintah kota. “Saya kira itu semua masukan yang baik, sebagai bahan pertimbangan, dilihat perkembangannya dalam rangka pembuatan perwalinya. Jadi memang, sesuatu hal yang pertama sementara menghadapi masa pandemi Covid-19, kita juga sejak awal tahun lalu, bapak walikota telah mencanangkan perbaikan ekonomi. Jadi dua hal ini harus dilihat sedemikian rupa, sehingga bisa dijalani,” ucapnya. (ana/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *