Buka Orientasi Kepramukaan, Bupati Maros Minta Peserta Lakukan Pembinaan Karakter

  • Whatsapp
Buka Orientasi Kepramukaan, Bupati Maros Minta Peserta Lakukan Pembinaan Karakter

PAREPOS.CO.ID,MAROS – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros langsung gaspol program kerja pasca pelantikan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Salah satunya ialah Kursus Orientasi Kepramukaan yang diikuti langsung oleh seluruh Kepala Sekolah Menengah Atas, Pertama dan Dasar se Kabupaten Maros di Gedung Serbaguna Jalan Asoka Maros, Kamis 12 Agustus 2021.

Ada 280 Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) di 14 Kwartir Ranting yang turut serta pada kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Maros, Suhartina Bohari dihadapan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Maros dan para Andalan Daerah Sulsel dan Andalan Cabang Maros.

Bacaan Lainnya

Bupati Maros sekaligus Ketua Mabicab Pramuka Maros, Chaidir Syam, mengapresiasi Kwarcab Maros yang gerak cepat dalam melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan pembekalan dan penyegaran materi tentang kebijakan Gerakan Pramuka, implementasi ekstra wajib pramuka dalam kurikulum 2013 dan materi pengelolaan gugus depan yang siap disampaikan oleh narasumber yang berkualitas.

“Majelis pembimbing ini memegang peranan penting terhadap perkembangan kegiatan kepramukaan pada semua tingkatan sebagai wadah pembinaan karakter generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Ia juga kembali mengingatkan nilai pramuka yang memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter generasi muda yang berkualitas dan berkarakter, guna membantu pemerintah membangun sumber daya manusia yang tangguh kepribadiannya dan luhur budi pekertinya.

“Maka dari itu gerakan Pramuka di era revolusi industri 4.0 harus lebih kreatif dan inovatif dalam menyikapi perkembangan globalisasi, agar keberadaannya di tengah masyarakat melalui berbagai programnya bisa menjadi solusi mengatasi masalah generasi muda seperti pergaulan bebas dan narkoba,” beber Chaidir Syam.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan, Takdir, mengungkapkan jika ditengah pandemi covid-19 yang telah melanda sangat berdampak terhadap anak didik yang sedang menjalankan sekolah virtual, atau belajar online. Maka dari itu peran Pramuka sangat penting untuk mebentuk kembali karakter peserta didik.

“Dua tahun terakhir hampir seluruh kegiatan mati suri karena pandemi, siswa tidak lagi mandiri, kedisiplinan menurun, cinta alam hilang, kredibilitas kurang, padahal pendidikan karakter menjadi prioritas.

“Maka dari itu kursus ini menjadi motivasi bagi guru-guru di sekolah. Kita berharap agar kepala sekolah dapat membuat rencana jangka pendek dan jangka panjang dengan menggunakan dana BOS. Apalagi Pramuka merupakan kegiatan strategis bagi seluruh sekolah, dasar hukum jelas dalam Permendikbud No. 63 Tahun 2014 tentang pendidikan kepramukaan yang merupakan ekskul wajib. Harus diikuti oleh seluruh peserta didik,” tutupnya.(tip/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *