Angka Kematian Meningkat, Mantan Bupati Pangkep Yakin Pemda Mampu Tangani Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Angka Kematian Meningkat, Mantan Bupati Pangkep Yakin Pemda Mampu Tangani Pandemi Covid-19

PAREPOS.CO.ID,PANGKEP– Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pangkep, dr Annas Ahamad menuturkan, sejak awal bulan Agustus daerah ini sudah masuk zona merah, dan kini trend mulai mengalami penurunan. Begitupun angka kesembuhan mengalami peningkatan 81,9 persen. Dan angka kasus konfirmasi aktif sebesar 14,4 persen. Namun, angka kematian mengalami peningkatan hingga mencapai 3,5 persen.” Jadi untuk perkembangan kasus Covid-19 pada minggu ketiga bulan Agustus cenderung menurun. Angka kesembuhan meningkat signifikan, begitupula jumlah pasien Covid-19 di RS Batara Siang mengalami penurunan. Bahkan Bed Occupation Rate (BOR) atau tingkat penggunaan tempat tidur ruang perawatan isolasi Covid-19 saat ini sebesar 40 persen, dimana sebelumnya sempat 100 persen,”ujarnya, Selasa 24 Agustus 2021.

Annas mengakui, tingginya angka kematian karena Covid-19 sebesar 3,5 persen dikarenakan masyarakat yang terlambat membawa pasien ke Rumah Sakit. “Banyak tidak mau di isolasi, dan kita terlambat menangani. Tapi saat ini trendnya mengalami penururnan,”jelasnya. Ditambahakannya, saat ini dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Maka pemerintah daerah melakukan empat target sasaran yakni mengenjot cakupan vaksinasi ke masyarakat, gencar melaksanakan ops yustisi agar masyarakat taat akan protokol kesehatan, peningkatan sarana dan pelayanan Covid-19 dan tiap puskesmas gencar melaksanakan program 3T diantaranya Testing, Tracking dan Treatment.

Bacaan Lainnya

Menyikapi kondisi itu, Mantan Bupati Pangkep, H Syamsuddin A Hamid SE yakin pemerintah daerah mampu tangani masa pandemi Covid-19. Keyakinan itu mengingat anggaran yang disediakan dalam APBD Tahun 2020, hampir 30 persen untuk penanganan Covid-19. “Yakinlah kondisi pandemi Covid-19 di Pangkep, dapat segera berlalu. Terlebih penganggaran itu tersedia,” ujarnya kepada Parepos.co.id di Warkop Simpang Lima, Kelurahan Padoang-doangan, Kecamatan Pangkajene, kemarin.

Syamsuddin menyakini, dengan anggaran yang tersedia sekitar 30 persen dari APBD. Maka pemerintah daerah akan mampu mengendalikan persoalan Covid-19. “Covid-19 pasti segera berlalu. Terlebih, saat ini bupati didampingi tim yang hebat, maka dalam hal penanganan virus korona itu pasti lebih baik dari sebelumnya,”ungkapnya. Dan jika pemerintah ingin diyakini kinerjanya oleh publik, maka harus ada upaya untuk meredam penyebaran Covid-19.(ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *