Tetap Santun Lawan Hoaks 

  • Whatsapp
Tetap Santun Lawan Hoaks 

PAREPOS.CO.ID,MAMUJU– Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 21 Juli 2021 di Mamuju, Sulawesi Barat.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Bersama Lawan Kabar Bohong”. Program kali ini menghadirkan 1151 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari dosen Komunikasi UGM & Koordinator Nasional Japelidi Novi Kurnia, CEO Duta Batik Palu & Podcaster Zakiyah Ramayani, Ketua AMSI Sulbar Anhar, dan Ketua AJI Kota Mandar Rahmat FA. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Unik Oke selaku jurnalis.

Bacaan Lainnya

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang. Pemateri pertama adalah Novi yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Informasi, Identitas dan Jejak Digital di Media Sosial”. Menurut dia, untuk memastikan informasi, identitas, dan jejak digital kita dijaga dengan baik, diperlukan kemampuan mengakses, menyeleksi, memahami, menganalisis, memverifikasi, dan mengevaluasi.

Selain itu kemampuan memproduksi, berbagi, berpartisipasi, dan berkolaborasi juga penting untuk dikuasai. Berikutnya, Zakiyah menyampaikan materi etika digital berjudul “Sudah Tahukah Kamu Dampak Penyebaran Hoaks”. Ia mengatakan bahwa hoaks berbahaya bagi kehidupan masyarakat, sehingga kita harus waspada dalam menerima informasi sensasional, mencermati alamat situs, memeriksa fakta dan foto, serta aktif dalam grup diskusi anti hoaks untuk melawan dan menghentikan penyebarannya.

Sebagai pemateri ketiga, Anhar membawakan tema budaya digital tentang “Menyampaikan Pendapat Dunia Digital”. Ia berpendapat, penyampaian pendapat sebaiknya memperhatikan penguasaan detail isu, kesopanan, dan dampak sosial maupun hukum yang mungkin diakibatkan dari komentar atau tindakan kita.

Adapun Rahmat, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Tips & Pentingnya Internet Sehat”. Menurut penuturannya, untuk melindungi gawai, fail, komunikasi, dan akun media sosial kita dari ancaman keamanan digital, perlu diperhatikan tips-tips seperti menjaga kerahasian informasi penting dan sensitif, membuat kata sandi dan layanan perlindungan data yang kuat, serta melakukan kontrol diri terhadap aktivitas digital kita.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu pertanyaan menarik dari peserta adalah tentang bagaimana memberitahu keluarga secara bijak terkait hoaks dalam grup percakapan keluarga. Narasumber menjelaskan bahwa informasi yang tepat bisa diberikan dengan tetap santun lewat model komunikasi tak langsung, yaitu melalui jalur pribadi.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus. untuk wilayah Sulawesi.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *