SPBU Maccorawali Viral di Medsos, Penanggungjawab dan Pertamina Berang

  • Whatsapp
SPBU Maccorawali Viral di Medsos, Penanggungjawab dan Pertamina Berang

PAREPOS.CO.ID,PINRANG– Penanggungjawab SPBU Maccorawalie, Gazali berang dengan viralnya tudingan atas pengisian BBM premium dengan menggunakan jeriken yang diduga dilakukan salah satu karyawannya. Sebagai pihak management dari SPBU, Gazali pun mengaku prihatin akan kondisi tersebut. “Iya, kami sudah melakukan investigasi akan viralnya video tersebut. Dan telah menemukan jawabannya,”ungkap Gazali, Selasa, 27 Juli 2021.

Gazali pun menjelaskan, terkait video yang menuding adanya pengisian Bahan bakar Minyak (BBM) pada dini hari dengan kondisi lampu SPBU dalam keadaan mati. Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut Gazali, kondisi penerangan SPBU memang penerangannya kurang bagus. Dan dari hasil penjelasan dari pihak operator yang bertugas, saat itu kondisi panel lampu SPBU pembatasnya turun sehingga lampu itu padam. “Adapun informasi bahwa karyawan kami sedang mengisi jeriken kami berterima kasih atas informasi tersebut. Dan saya pastikan kalau terbukti melakukan hal tersebut kami akan memberi sanksi berat yaitu pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya oleh pihak management dan operator (karyawan-red).

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, Senin, 26 Juli, beredar sebuah vidio viral di media sosial. Video itu direkam di SPBU Macorawalie yang terletak di Jalan Bintang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang. Dalam penjelasannya jika dalam video tersebut memperlihatkan seorang pegawai SPBU 74.912.01 Maccorawalie Pinrang melakukan pengisian BBM jenis premium ke wadah jeriken sekitar pukul 01.00 Wita dini hari. Hingga beredar dan viral di Media Sosial (Medsos) Instagram (IG) pinrang_info. Video tersebut telah dilike ribuan warganet dan menuai ragam komentar. Salah satunya, ‘Min tolong di repost ad oknum pegawai SPBU maccorawalie di jln Bintang melakukan pengisian BBM bersubsidi menggunakan jergen 35ltr dan menjualnya ke pertamini. Pasda saat pengisian oknum beroperasi pada jam 01:00 malam. Untuk megelabui aksinya dia beroperasi pada malam hari. Pantas masyarakat sering tdk dapat haknya’ cuitan admin Pinrang_info mengklaim laporan warga.

Terpisah, Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali menegaskan pihaknya sangat serius menangani persoalan permainan di SPBU. “Kami tidak main-main. Kita sudah turunkan tim investigasi untuk kasus ini, dan kalau terbukti, sanksi tegas pasti diberikan kepada pihak SPBU bersangkutan,” tegas Laode Syarifuddin,  Selasa, 27 Juli 2021.

Laode berjanji akan menyampaikan hasil investigasi jika telah selesai. Olehnya itu, kata Laode, tim investigasi diminta bekerja cepat agar hasilnya juga segera bisa diketahui. “Untuk sanksinya, kami bisa hentikan suplai BBM ke sana dan melakukan penutupan SPBU. Tunggu saja, kami akan kabari apa hasilnya,”tegas Laode.
Pihaknya pun sudah menyampaikan ke Manajer Pertamina Wilayah VII Depot Parepare agar lebih meningkatkan kontrol dan pengawasan kepada SPBU-SPBU yang ada di wilayah kerjanya khusunya penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *