Puluhan Warga Bacukiki Barat Diganjar Sanksi Administrasi dan Bersihkan Fasum

  • Whatsapp
Puluhan Warga Bacukiki Barat Diganjar Sanksi Administrasi dan Bersihkan Fasum
Operasi Yustisi jaring pelanggar dalam penegakan hukum terhadap protokol kesehatan terkait Perwali No 31 Tahun 2021 dan Surat Edaran (SE) Wali Kota No 43 Tahun 2021 di Kecamatan Bacukiki Barat

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Tim Gabungan Penegakan Peraturan Wali Kota (Perwali) bersama Pemerintah Kecamatan Bacukiki Barat melaksanakan operasi yustisi untuk mendisiplinkan warga masyarakat agar terhindar dari serangan virus corona atau Covid-19 di wilayah Tonrangeng, Kelurahan Lumpue, Selasa, 6 Juli 2021. Hasilnya, sebanyak puluhan warga pelanggar protokol kesehatan (Prokes) terjaring dan menerima sanksi berupa administrasi dan pembersihan fasilitas umum (Fasum).

Tim gabungan selain memberikan sanksi juga melakukan edukasi kepada masyarakat yang melintas di jalan agar senantiasa tetap patuh pada protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker. Secara bergantian, Camat Bacukiki Barat Fitriany, Sekretaris Satpol PP Andi Ulfah Lanto, maupun Danramil Bacukiki, Kapten Infanteri Sudirman menggunakan toa’ dalam mengedukasi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Satpol PP Kota Parepare, Andi Ulfah Lanto mengatakan, kegiatan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan terkait Perwali No 31 Tahun 2021 dan Surat Edaran (SE) Wali Kota No 43 Tahun 2021 mulai dilaksanakan. “Hari ini memang SE No 43 Tahun 2021 belum ada perpanjangan, namun karena belum dicabut dan belum ada gantinya, makanya masih berlaku. Dan penegakan aturannya mulai diterapkan,” tegasnya.

Penegakan Perwali dan SE Wali Kota, lanjut Andi Ulfa, khususnya kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan masker. “Masyarakat yang tidak menggunakan masker hari ini dikenakan sanksi sesuai Perwali 31 yaitu sanksi administrasi Rp50 ribu atau sanksi sosial selama tiga jam. Ada 14 warga yang terjaring, dimana 4 orang sanksi administrasi dan sisanya pembersihan fasilitas umum selama tiga jam,”jelasnya. Senada diungkapkan, Camat Bacukiki Barat, Fitriany dimana giat ini merupakan penindakan terhadap pelanggar Perwali 31 Tahun 2020.

Fitriany pun mengimbau masyarakat Kota Parepare, khususnya warga Bacukiki Barat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menghindari perjalanan ke luar kota jika memang tidak begitu penting. “Di Bacukiki Barat saat ini merupakan kecamatan yang terkonfirmasi paling banyak di Parepare dengan total 23 kasus aktif,”jelasnya. Operasi yustisi ini serentak berjalan di empat wilayah kecamatan di Kota Parepare. (dar/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *