PPKM Rugikan Pewarung, Wali Kota Parepare: Demi Keselamatan

  • Whatsapp
PPKM Rugikan Pewarung, Wali Kota Parepare: Demi Keselamatan

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare kembali terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Terlihat, Kamis malam, 22 Juli, Satgas Covid-19 turun melakukan sidak di warung dan sejumlah kafe.

Seperti terlihat di Warung Bakso Patung Pemuda, Tim Satgas Gabungan TNI-Polri, Satpol, Dishub bersama pemerintah kecamatan Bacukiki Barat menyasar warung dan rumah makan sepanjang Jalan Bau Massepe. Satgas melakukan teguran kepada pewarung agar menutup warungnya tepat pada pukul 20.00 wita.

Bacaan Lainnya

Ditemui dilokasi, pemilik warung Bakso Patung Pemuda, Mas Djoko mengaku omsetnya menurun akibat pemberlakuan PPKM yang kembali dilakukan pemerintah kota. Sama seperti bulan sebelumnya, pembatasan sosial yang saat ini berganti nama menjadi PPKM akan diberlakukan pemerintah kota mulai dari 21-25 Juli mendatang. “Ya sama dengan bulan kemarin, omset warung kami pasti turun tajam,” katanya

Menurut Djoko, hal ini dipengaruhi karena kurangnya pelanggan akibat pembatasan kegiatan khususnya malam hari. Meskipun, kebijakan beli (bungkus) atau take away tetap dibolehkan.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Parepare akan memberlakukan PPKM hingga 25 Juli mendatang. Kebijakan tersebut secara bertahap akan dilonggarkan apabila tren kasus aktif Covid-19 menurun di Kota Parepare.

Sebelumnya, Wali Kota Parepare Taufan Pawe merasa prihatin dengan lonjakan kasus aktif Covid-19 yang meroket. Taufan bahkan meminta masyarakat membatasi kegiatan diluar rumah termasuk melaksanakan shalat Ied cukup dirumah. “Ini demi keselamatan, hindari kerumunan agar jumlah kasus aktif dapat dicegah. Kami prihatin dengan lonjakan kasus yang meningkat,” katanya.(wal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *