Pentingnya Menjaga Emosi saat Berinteraksi Daring

  • Whatsapp
Pentingnya Menjaga Emosi saat Berinteraksi Daring

PAREPOS.CO.ID,PINRANG–Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 29 Juli  2021 di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Jarimu Harimaumu”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Dosen UINAM Ramsiah Tasruddin, Guru & Pendiri TBM ‘Teras Baca’ Fadjriani, Kaprodi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Enrekang M Junaedi Mahyuddin, dan Editor Buku Faisal Oddang. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Rachman Pratama selaku jurnalis. Kegiatan kali ini dihadiri sebanyak 812 peserta yang telah mendaftarkan dirinya terlebih dahulu. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Bacaan Lainnya

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Fadjriani yang membawakan tema “Mengenal Macam-macam Aplikasi Percakapan, Perbedaan dan Fitur-fiturnya”. Dia menyarankan untuk memilah aplikasi percakapan yang sesuai dengan kebutuhan dan saat mengunduh memperhatikan tingkat keamanan. “Gunakan aplikasi secara sehat untuk kegiatan positif sebagai ruang informasi dan belajar,” ungkapnya.

Berikutnya, Ramsiah Tasruddin menyampaikan materi berjudul “Etika Berjejaring Mulutmu Harimaumu”. Dia menggarisbawahi pentingnya menyaring informasi dan etika saat bermedia sosial. “Jangan posting atau berkomentar sesuatu dalam keadaan emosi. Jika emosi tidak akan bisa mengontrol, dan bisa saja tanpa sadar menyakiti orang lain,” terangnya.

Sebagai pemateri ketiga, Faisal Oddang membawakan tema “Digital Culture: Mengenal Lebih Jauh Cara Menyuarakan Pendapat di Dunia Digital”. Menurut dia, relevansi bahasa adalah hal mendasar dalam etika berpendapat di media sosial. Sampaikan dengan bahasa baik agar argumen yang ditulis di media sosial dapat dipahami teman di dunia maya. “Jadilah pengguna, pembaca dan penulis yang kritis di media sosial,” kata penulis ini.

Adapun M Junaedi Mahyuddin, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema mengenai “Digital Safety-Menjaga Anak-anak di Dunia Maya”. Dia mengatakan, orang tua harus mampu menjalin komunikasi serta mendengarkan masalah anak. “Orang tua juga fokus pada kebutuhan serta mengevaluasi kegiatan anak bersama-sama. Dalam hal ini, anak akan lebih mandiri dan bertanggung jawab,” katanya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusias dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. “Bagaimana menyikapi akun sosmed yang menyebarkan kebencian agar tidak terpancing menyebarkan hal tersebut?” ujar Arifin Ali, peserta kegiatan Literasi Digital di Pinrang. Faisal Oddang memberikan beberapa tips, diantaranya tidak perlu disebarkan lagi, gunakan fitur mute (diam) serta melaporkan akun tersebut. “Ujaran kebencian harus dicegah supaya tidak memperburuk keadaan,” tandasnya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *