Menggali Peluang dari Bisnis Daring

  • Whatsapp
Menggali Peluang dari Bisnis Daring

PAREPOS.CO.ID,POLMAN–Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 19 Juli 2021 di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Webinar dengan tema “Sejahtera Lewat Dunia Digital” ini dihadiri sebanyak 1.103 peserta yang telah mendaftarkan dirinya terlebih dahulu.

 

Bacaan Lainnya

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Dosen Universitas Negeri Makassar Citra Rosalyn Anwar, Dosen Kewirausahaan ITBM Polewali Mandar Andi Gunawan R Chakti, Tim Ahli LKBH NU Sulbar M Irsyadi Ramadhany, dan Influencer Bisnis Isnawati Ilahude. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Septi Wulandari selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

 

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

 

Pemateri pertama adalah Citra Rosalyn Anwar yang membawakan tema “Cakap Digital Untuk Berbelanja Daring yang Cakep”. Menurut dia, konten di media sosial tak jarang penuh dengan rekayasa. Konten yang viral tetapi mengabaikan harga diri akan membuat citra buruk di media sosial, sehingga akan susah mencari peluang apapun lantaran nama baik terlanjur buruk.

 

Berikutnya, Isnawati Ilahude menyampaikan materi berjudul “Pengetahuan Dasar dan Aturan Usaha Online”. Dia mengimbau pebisnis daring agar tidak hanya fokus pada produk, melainkan juga pelayanan kepada pelanggan. “Tanggapi keluhan pelanggan dengan empati. Ubah keluhan menjadi kesempatan, serta jangan lupa ucapkan terima kasih pada pelanggan atas keluhan yang diajukan,” ungkapnya.

 

Sebagai pemateri ketiga, Andi Gunawan R Chakti membawakan tema “Peran Literasi Digital dalam Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Produktif”. Dia menyarankan masyarakat agar bijak dalam mengontrol keuangan untuk mengendalikan hasrat berbelanja. Hal ini dilakukan agar tidak terjebak dalam utang. “Ada beberapa cara, di antaranya membuat daftar belanja yang harus dibeli sesuai kebutuhan, menabung, hingga berinvestasi,” urainya.

 

Adapun Muhammad Irsyadi Ramadhany, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema mengenai “Perlindungan Hak Cipta di Ranah Digital”. Dia mengatakan, dalam menciptakan produk atau merek hendaknya memperhatikan merek produk yang sudah ada atau sudah dimiliki hak ciptanya oleh orang lain. “Pelanggaran hak cipta memiliki ancaman hukuman yang diatur undang-undang,” ujarnya.

 

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusiame dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

 

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. “Digital bisa membantu perekonomian, namun dengan semua bisa melakukan di internet, persaingan jadi semakin banyak. Bagaimana memaksimalkan digital untuk bisnis dagang?” tanya Fauzi Logawan, peserta kegiatan Literasi Digital di Polewali Mandar.

 

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *