Melonjak, RS Arifin Nu’mang Pakai Ruang Penyakit Dalam untuk Pasien COVID-19

  • Whatsapp
Melonjak, RS Arifin Nu'mang Pakai Ruang Penyakit Dalam untuk Pasien COVID-19

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Kasus COVID-19 di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus melonjak. Hal itu membuat pihak Rumah Sakit (RS) Arifin Nu’mang Rappang Sidrap menambah ruangan isolasi untuk pasien COVID-19.

Hanya saja, pihak RS Arifin Nu’mang memakai ruang penyakit dalam untuk pasien COVID-19. Sehingga, pasien penyintas penyakit dalam dialihkan ke ruangan yang kosong. Bahkan, sebagian dirawat di ruang bedah. “Ruangan yang ada dimaksimalkan. Kita pakai ruang penyakit dalam karena pasien COVID-19 jumlahnya bertambah terus. Maka yang lain (pasien penyakit dalam) mengalah dulu,” kata Direktur RS Arifin Nu’mang Rappang, Budi Santoso, Senin, 26 Juli 2021.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, Budi mengklaim kapasitas ruangan untuk menampung pasien COVID-19 masih cukup. Kata dia, pihaknya menyediakan empat ruangan bagi pasien COVID-19 yang terdiri dari 38 tempat tidur. “Awalnya kami siapkan 20 tempat tidur kemudian ditambah menjadi 28. Saat ini ditambah lagi menjadi 38 tempat tidur untuk pasien COVID-19,” katanya.

Dari 38 tempat tersebut, katanya, diisi 25 pasien COVID-19. Sehingga, kapasitas ke-4 ruangan itu sudah terisi sekitar 66 persen. Selain ruangan yang masih cukup, lanjut dia, stok tabung oksigen juga masih banyak. “Saat ini masih ada 120 tabung oksigen,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Nene Mallomo Sidrap, Sahriah Usman menyebutkan, pihaknya saat ini merawat 8 pasien COVID-19. Dia mengklaim, jumlah tempat tidur di ruang isolasi RSUD Nene Mallomo baru terisi 30 persen. “Kami menyiapkan 27 tempat tidur di ruang isolasi COVID-19, sementara baru 8 terisi. Jadi kapasitas ruangan masih banyak,” kata Sahriah.

Selain jumlah tempat tidur yang masih cukup, kata Sahriah, pihaknya juga menyediakan 160 tabung oksigen untuk pasien COVID-19. “Jadi stok tabung oksigen juga masih banyak,” pungkasnya. (ami/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *