Lima Fraksi Terima LKPj Wali Kota Parepare, Hanya Fraksi Ini Menolak

  • Whatsapp
Lima Fraksi Terima LKPj Wali Kota Parepare, Hanya Fraksi Ini Menolak

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE- Lima fraksi menerima laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Parepare tahun anggaran 2020. Dan satu fraksi dengan tegas menolak, dari enam fraksi yang ada di DPRD Kota Parepare. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna terkait pendapat akhir fraksi- fraksi DPRD tentang LKPj pelaksanaan APBD Tahun 2020.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Hj Andi Nurhatina Tipu SSos didampingi Wakil Ketua I, H Tasming Hamid SE MH dan Wakil Ketua II, M Rahmat Sjamsu Alam SH dan dihadiri Wakil Walikota H Pangerang Rahim dan jajarannya, Selasa 6 Juli, di Gedung DPRD Kota Parepare.

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Hj Andi Nurhatina Tipu dalam pembukaan sidang mengatakan, berdasarkan tata tertib jumlah anggota DPRD yang hadir sebanyak 15 orang dari 25 anggota dewan maka paripurna dilanjutkan dengan mempersilahkan juru bicara fraksi membacakan pendapat akhirnya.

Diawali dari Fraksi Golkar dengan juru bicara H Suleman SE, dilanjutkan Fraksi Nasdem  melalui Dra Hj Asmawati Zainuddin, Fraksi Demokrat oleh H Bambang Nasir SH, Fraksi Gerindra oleh Ir H Andi Amir Mahmud, Fraksi Persatuan Bintang Demokrasi dibacakan Hj Apriani Jamaluddin dan Fraksi Fajar Indonesia melalui juru bicara Hj Haerani.

Hasilnya lima fraksi yang menyetujui dan menerima ranperda pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD 2020 menjadi Perda yaitu Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra, Fraksi PDB dan fraksi Fajar Indonasia. Dan hanya satu-satunya fraksi yang menolak adalah fraksi NasDem.

Anggota DPRD Kota Parepare Ir H Kaharuddin Kadir MSi sebelum ditutup mengatakan, karena ada fraksi menolak maka meminta kepada pimpinan untuk meminta persetujuan anggota DPRD apakah paripurna pengesahan tetap dikeluarkan atau tidak. ” Karena ada fraksi yang menolak LKPJ APBD 2020, maka sebaiknya pimpinan meminta persetujuan anggota DPRD apakah dilanjut atau tidak paripurna pengesahannya”, harapnya.

Ketua DPRD langsung merespon dan mempertanyaksn ke anggota DPRD bahwa apakah paripurna pengesahan LKPj APBD 2020 tetap dilanjutkan karena ada fraksi yang menolak, sebagian besar meminta untuk tetap dilanjutkan. ” Karena hampir semua anggota DPRD meminta untuk paripurna pengesahan tetap dilanjutkan, maka paripurna dilaksanakan besok, Rabu, 7 Juli 2021″, tegasnya.

Ketua Fraksi NasDem, Ir H Yasser Latief MM dihubungi usai paripurna mengatakan, penolakan adalah bagian dari dinamika politik, karena hanya dua pilihan menerima atau menolak. ” Ini adalah dinamika politik, Fraksi Nasdem menyatakan menolak dengan beberapa catatan. Adapun salah satu alasannya adalah refokusing anggaran, karena adanya pandemi Covid-19 kita berharap adanya dana stimulan ke masyarakat yang terdampak. Namun, yang terjadi adalah pembangunan banyak ke pembanguna fisik,”tegasnya.

Bukan hanya itu, kata mantan wartawan tersebut, usulan musrenbang dan hasil reses anggota DPRD hanya sebagian saja yang dipenuhi. Pada hal itu bagian dari pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. “Salah satu alasan kami menolak adalah pembangunan kebanyakan fisik, bukan yang harusnya pemberian stimulan ke masyarakat yang terdampak covid-19. Adanya hasil musrenbang dan reses yang kurang diakomodir, dan tidak sedikit temuan di SKPD walaupun tahun tersebut meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) “, tandasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim dimintai tanggapan adanya fraksi yang menolak mengatakan seperti diketahui tetap dilanjutkan paripurna pengesahan, dan tanggapan dari fraksi Nasdem yang menolak tetap dijadikan sebagai evaluasi untuk dilakukan perbaikan jika ada dan ditingkatkan yang sudah dicapai. ” Tanggapan fraksi Nasdem.yang menolak tetap dijadikan acuan untuk lebih baik dan yang sudah dicapai akan ditingkatkan lagi”, tutupnya. (anj/B).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *