Kontrol Ketat Penganggaran Belanja Daring 

  • Whatsapp
Kontrol Ketat Penganggaran Belanja Daring 

PAREPOS.CO.ID,BUTON UTARA–Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 2 Juli 2021 di Buton Utara, Sulawesi Tenggara. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Bagaimana Berbelanja Online dengan Dompet Digital”.

Program kali ini menghadirkan 1153 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari dosen Prodi Ilmu Komunikasi UNTAD, Ilyas Lampe; peneliti muda, Laode Surazal Qalbi; Presiden IMA Manado, Ivanry Matu; serta dosen & pegiat literasi, Anita Rezky. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Rahman Pratama selaku naravlog & jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Bacaan Lainnya

Pemateri pertama adalah Ilyas Lampe yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Berbelanja dengan Dompet Digital”. Menurut dia, dalam menggunakan dompet digital sebaiknya kita memakai kata sandi yang kuat. Selanjutnya, lakukan penambahan dana sekaligus sesuai anggaran lalu kontrol pengeluarannya, serta hindari fasilitas bayar nanti. Berikutnya, La Ode S. Qalbi menyampaikan materi etika digital berjudul “Berkomunikasi dan Bertransaksi di Dunia Digital”. Ia mengatakan, penerapan etika digital kita berlandaskan pada nilai-nilai dasar Pancasila yang sesuai kebutuhan kita sehari-hari, menciptakan manusia Indonesia yang bijak dan bermoral di dunia digital, serta menjaga hubungan sosial dan keutuhan bangsa.

Sebagai pemateri ketiga, Ivanry membawakan tema budaya digital tentang “Pilih Mana: Nabung atau Belanja Online?”. Menurut dia, tren belanja daring yang kian populer jangan sampai membuat kita lupa untuk mengelola keuangan. “Kita harus memahami cara belanja daring dan luring, analisa tren pasar, investasi produktif, meningkatkan literasi keuangan, bagaimana menabung yang baik dan punya target masa depan yang terukur dan terarah,” pesan Ivanry.

Adapun Anita, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Main Aman Saat Belanja Daring”. Ia mengatakan, untuk menghindari penipuan transaksi daring, kita mesti waspada saat berbelanja daring. “Pikir baik-baik sebelum membeli dan cermat sebelum membayar,” imbaunya. Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu pertanyaan menarik dari peserta adalah tentang cara menangani kelemahan-kelemahan penggunaan dompet digital. Narasumber menjelaskan bahwa pengguna harus memperkuat kata sandi serta mengatur privasi yang ketat. Dalam acara tersebut, panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *