Kendali Jari Kunci Aman Nyaman Bermedia Sosial

  • Whatsapp
Kendali Jari Kunci Aman Nyaman Bermedia Sosial

PAREPOS.CO.ID, BUTON SELATAN–Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 2 Juli 2021 di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial”.

Program kali ini menghadirkan 873 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari dosen & peneliti ruang ANTARA Makassar, Nurul Fadhillah; pemengaruh, Halifa Intania; dosen, musisi & pegiat media kreatif, Dody Kurniawan, serta Zainudin Umar selaku pegiat literasi sekaligus Pemuda Muhammadiyah. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Septi Wulandari selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Bacaan Lainnya

Pemateri pertama adalah Nurul Fadhillah yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Positif, Kreatif, dan Aman di Internet”. Menurut dia, untuk dapat aman bermedia sosial, sebaiknya kita berhati-hati mengklik tautan serta memilah pertemanan maupun informasi yang kita terima atau sebar. “Jangan lupa untuk mengaktifkan fitur privasi dan menyampaikan ekspresi dengan baik,” imbaunya.

Berikutnya, Halifa Intania menyampaikan materi etika digital berjudul “Bebas namun Terbatas: Berekspresi di Media Sosial”. Ia mengatakan, etika sosial media penting untuk menjadikan kita pribadi yang bijak sekaligus membuat iklim media sosial kita jauh lebih produktif, positif, informatif, dan bermanfaat.

Sebagai pemateri ketiga, Dody Kurniawan membawakan tema budaya digital tentang “Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar di Dunia Digital”. Dalam pandangannya, sebagai genre baru dalam berkomunikasi di dunia siber, Komunikasi Berperantarakan Komputer Internet dapat dilakukan dengan beberapa pertimbangan. Pertama, ranah yang direpresentasikan dalam dialog atau monolog. Kedua,  apakah komunikasi yang terjadi itu asinkron (tak secara waktu nyata) atau sinkron (waktu nyata).

Adapun Zainudin Umar, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Rekam Jejak di Era Digital”. Ia mengatakan, menggunakan media sosial dengan bijak dapat dilakukan dengan menyaring pertemanan dan informasi/konten, berinteraksi seperlunya, serta menjaga etika. Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu pertanyaan menarik dari peserta adalah bagaimana cara menanggapi akun-akun penebar kebencian di dunia maya. Narasumber menjelaskan bahwa kita sebaiknya menahan diri dan tidak terpancing konten negatif. Kita juga bisa mengingatkan dan memanfaatkan pengaturan penyaringan agar dapat terus bermedia sosial secara sehat dan positif. Dalam acara tersebut, panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *